Tampilkan di aplikasi

Buku Ruang Karya hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.

Jarak

Ketika Cinta Hadir dalam Kejauhan

1 Pembaca
Rp 60.000 42%
Rp 35.000

Patungan hingga 5 orang pembaca
Hemat beli buku bersama 2 atau dengan 4 teman lainnya. Pelajari pembelian patungan disini

3 Pembaca
Rp 105.000 13%
Rp 30.333 /orang
Rp 91.000

5 Pembaca
Rp 175.000 20%
Rp 28.000 /orang
Rp 140.000

Pembelian grup
Pembelian buku digital dilayani oleh penerbit untuk mendapatkan harga khusus.
Hubungi penerbit

Perpustakaan
Buku ini dapat dibeli sebagai koleksi perpustakaan digital. myedisi library

Mencintai adalah anugrah Allah SWT berikan hepada siapa saja sesuai dengan kehendahnya. Tidah ada yang bisa merubah segala ketetapannya tanpa seizinnya. Dari Farid aku belajar untuk mencintainya dengan rasa ikhlas dan hepasrahan hepada sang pemilik hati. Dari Farid ahu belajar untuk bersabar jika mencintai butuh proses dan waktu untuk memulainya. Dari Farid aku belajar untuk saling menjaga hati walaupan dalam perbedaan jarak. Dari Farid aku belajar bahwa menun ggu dengan sebuah doa yang tulus tulah ahan pernah sia-sia

Manusia bisa saja berencana, namun rencana dari sang maha huasa itu jauh lebih baik. Dia ahan memberikan dan mengabulkan doa yang kita panjathan diwaktu yang tepat dan disaat yang terbaik. Dan apabila saat ini doa kita belum dikabulkan bukan berarti jika sang maha kuasa tidak mendeng- ar ataupun tidak sayang, bisa jadi sang maha kuasa ingin melihat keseriusan kita untuk merayunya dalam doardoa yang kita panjsthan, atau bisa jadi hal yang hita ucapkan dudalam doe bisa jadi buharlah yang baik untuk kita kedepannya,

Percayalah jika tak ade geng mustahil terjadi jiha kehendaknya sudah berbicara. Begitu pula dengan cerita cintaku dengan Farid, disatukon kembali dengan Farid adalah karena seizin Allah SWT yang selalu menjaga hati kami berdua meski dalam kejauhan dan dipersatukan dengan cara yang terbaik. Perjalanan yang berliku, derasnya air mata yong sudah terjatuh akhirnya tergantikan dengan air mata bahagia. Mencintai seseorang itu bukan suatu yang salah, namun terkadang cara menjemput cinta itu yang salah. Begitu cinta itu hadir dan tetap menetap diatas pengharapan ridho sang Illahi (Allah SWT) sang pemilik dunia dan seisinya. Semoga ini bisa bermanfaat untuk para pejuang cinte. untuk menjemput cinta dengan cara yang halal. Mengikhlaskan bukan berarti kita menyerah. terkadang mengikhlaskan adalah cara terbaik untuk memperjuangkan cinta untuk seseorang agar kelak dapat dipersatukan dengan cara terbaik

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Mona Febrianti

Penerbit: Ruang Karya
ISBN: 9786233531049
Terbit: Juni 2022 , 115 Halaman

BUKU SERUPA













Ikhtisar

Mencintai adalah anugrah Allah SWT berikan hepada siapa saja sesuai dengan kehendahnya. Tidah ada yang bisa merubah segala ketetapannya tanpa seizinnya. Dari Farid aku belajar untuk mencintainya dengan rasa ikhlas dan hepasrahan hepada sang pemilik hati. Dari Farid ahu belajar untuk bersabar jika mencintai butuh proses dan waktu untuk memulainya. Dari Farid aku belajar untuk saling menjaga hati walaupan dalam perbedaan jarak. Dari Farid aku belajar bahwa menun ggu dengan sebuah doa yang tulus tulah ahan pernah sia-sia

Manusia bisa saja berencana, namun rencana dari sang maha huasa itu jauh lebih baik. Dia ahan memberikan dan mengabulkan doa yang kita panjathan diwaktu yang tepat dan disaat yang terbaik. Dan apabila saat ini doa kita belum dikabulkan bukan berarti jika sang maha kuasa tidak mendeng- ar ataupun tidak sayang, bisa jadi sang maha kuasa ingin melihat keseriusan kita untuk merayunya dalam doardoa yang kita panjsthan, atau bisa jadi hal yang hita ucapkan dudalam doe bisa jadi buharlah yang baik untuk kita kedepannya,

Percayalah jika tak ade geng mustahil terjadi jiha kehendaknya sudah berbicara. Begitu pula dengan cerita cintaku dengan Farid, disatukon kembali dengan Farid adalah karena seizin Allah SWT yang selalu menjaga hati kami berdua meski dalam kejauhan dan dipersatukan dengan cara yang terbaik. Perjalanan yang berliku, derasnya air mata yong sudah terjatuh akhirnya tergantikan dengan air mata bahagia. Mencintai seseorang itu bukan suatu yang salah, namun terkadang cara menjemput cinta itu yang salah. Begitu cinta itu hadir dan tetap menetap diatas pengharapan ridho sang Illahi (Allah SWT) sang pemilik dunia dan seisinya. Semoga ini bisa bermanfaat untuk para pejuang cinte. untuk menjemput cinta dengan cara yang halal. Mengikhlaskan bukan berarti kita menyerah. terkadang mengikhlaskan adalah cara terbaik untuk memperjuangkan cinta untuk seseorang agar kelak dapat dipersatukan dengan cara terbaik

Pendahuluan / Prolog

Kata Pengantar
Cinta adalah anugrah terbesar yang Allah s.w.t berikan, walaupun merasakan mencintai dan dicintai seseorang dalam kejauhan namun tetap terasa begitu indah. Perbedaan jarak bukanlah hal yang membuat seseorang tidak dapat merasakan cinta. Maka jatuh cintalah ketika kamu benar-benar dalam keadaan siap, bukan saat ketika kamu hanya membutuhkan cinta tersebut.

Pertanyaannnya sudahkah kamu siap ketika cinta itu datang walaupun dalam kejauhan??? Buku ini merupakan sebuah tulisan yang ditulis sebagai hadiah untuk seseorang yang berada dalam kejauhan,yang coba untuk dituliskan secara sederhana dan disampaikan agar mudah dipahami dan dimengerti maknanya oleh pembaca. Semoga bisa menjadi penawar rindu atas cinta yang datang namun hadirnya dalam jarak yang begitu jauh, menguatkan rasa agar tetap dijaga cintanya oleh sang pemilik rasa walaupun dalam perbedaan jarak.

Daftar Isi

Cover Depan
Kata Pengantar
Daftar Isi
Surat perpisahan For you
Awal Bertemu Dengannya
Mengenalnya Lebih Dekat
Semesta Sedang Bekerja
Cinta dalam Diam
Berpisah untuk Bertemu Kembali
Epilog
Profil Penulis
Cover Belakang