Mr. Froniez Surabaya, raih sukses lewat inovasi brownis beku

Tabloid Saji - Edisi 353
10 Mei 2016

Tabloid Saji - Edisi 353

Brownis beku yang dijual bukan brownis frozen yang kita beli lalu kita panaskan ketika akan disantap. Brownis yang ini adalah Mr. Froniez, yang disantap dalam keadaan beku. Unik, bukan?

Saji
Brownis ini adalah inovasi Mega Siswindarto (30), sang pemilik Mr. Froniez di Surabaya, Jawa Timur Inovasi brownis beku merupakan pengembangan dari brownis panggang yang telah dirintis Mega sejak 2011 silam. Mega mengaku fans berat brownis hingga termotivasi membuat dan menjualnya secara reguler. Apalagi jenis yang dipanggang. “Saya suka teksturnya yang crispy,” lanjutnya. Di samping alasan tadi, Mega juga melihat gaya hidup masayarakat kota besar seperti Surabaya yang supersibuk. “Mereka membutuhkan makanan yang bisa disimpan lama, praktis, dan siap saji. Karena itu saya berani berkreasi dengan brownis.” Brownis beku yang dijualnya berukuran kecil sekali santap. Agar praktis, ditusuk dengan stik kayu. Keunikan brownis beku terletak pada teksturnya yang tidak keras, kendati dalam kondisi beku. Padahal, kue apa pun bila ditaruh di dalam kulkas, biasanya akan mengeras.

Mega menjelaskan,pada dasarnya bahan yang digunakan untuk membuat brownis beku sama seperti brownis pada umumnya. Dark chocolate, cokelat bubuk, gula, telur, dan tepung. Perbandingannya, 70 persen cokelat dan 30 persen tepung. “Tapi kami memang menambahkan bahan-bahan rahasia di dalamnya. Yang pasti bahan tersebut alami dan tidak mengandung bahan pengawet. Sehingga brownies beku stik ini teksturnya tetap bisa kenyal dan rasanya legit saat dinikmati dalam keadaan beku,” jelasnya. Untuk mendapatkan tekstur brownies beku yang tetap kenyal dengan rasa yang creamy, Mega harus melakukan uji coba selama satu bulan, sebelum akhirnya produk inovasinya ia pasarkan secara luas. Ia tentu harus menemukan komposisi yang pas. “Kendalanya banyak. Misalnya rasa sudah enak, tapi ketika dimasukkan ke dalam freezer hasilnya jadi keras banget. Lalu kami coba terus sampai ditemukan komposisi bahan yang tepat dan bisa membuat brownies tidak keras saat dibekukan,“ kenang Mega.

Tabloid Saji dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI