Kudapan jengkol rebus bersaus santan

Tabloid Saji - Edisi 371
8 Desember 2016

Tabloid Saji - Edisi 371
Saji
Pada umumnya, jengkol dimasak semur, balado, atau rendang. Namun di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, jengkol justru dijadikan kudapan yang bisa dinikmati kapan saja dengan cocolan saus santan kental yang gurih dan manis.

Bahkan jengkol sebagai kudapan yang disebut jaring oleh warga Banjarmasin ini juga kerap dijadikan oleh-oleh khas kota yang dijuluki Kota Seribu Sungai ini.

Salah satu kedai yang menjual jengkol sebagai kudapan dan oleh-oleh khas Banjarmasin adalah Kedai Jaring atau Jengkol Dahlia, milik Hj. Fatimah (54). Ia mewarisi usaha sang bunda yang mulai berjualan jengkol sebagai kudapan sejak 1984. “Kami bisa buktikan, jengkol juga tak hanya lezat dimasak dengan bumbu rendang atau semur, tapi juga sangat lezat disantap sebagai camilan,” kata Fatimah.

Tak tanggung-tanggung, jengkol olahan Fatimah bahkan sudah melanglang buana tak hanya ke kota-kota besar di Indonesia, tapi juga sudah merambah ke negara lain sebagai buah tangan. Banyak warga setempat merekomendasikan Jengkol Dahlia sebagai oleh-oleh, lantaran hasil olahan jengkolnya yang tak berbau dan saus santan kentalnya yang terkenal lezat.

Menurut warga sekitar, jengkol olahan Fatimah terasa berbeda dibandingkan jengkol lainnya yang juga banyak dijual di sekitar kota Banjarmasin. Kuncinya, Fatimah mengolah sendiri jengkolnya hingga aroma khas dari jengkol hilang, bahkan tak berbau sama sekali.

Tabloid Saji dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI