Bika Ambon ala Bogor, rasa talas & ubi

Tabloid Saji - Edisi 387
19 Juni 2017

Tabloid Saji - Edisi 387

Kota Bogor kembali diramaikan dengan produk oleh-oleh khas daerah yang sedang tren. Kali ini, muncul bika ambon ala bogor dengan beragam varian rasa, seperti talas, ubi madu, pandan, hingga nangka / Foto : visual michael w. a.

Saji
Kini bika ambon tak hanya jadi oleh-oleh khas Medan. Di Bogor, bika ambon tersedia dalam beragam varian. Yakni original, talas, ubi madu, coco pandan, dan nangka. “Kami sebut bika bogor karena kami dirikan di Bogor sejak 2014,” tutur Ellen Sunaryo, PR Bika Bogor Talubi.

Kata ‘talubi’ disematkan pada nama merek usahanya, yang merupakan akronim dari kata talas dan ubi. Dua umbi yang banyak dihasilkan di perkebunan Bogor. Melimpahnya talas dan ubi saat panen, lanjut Ellen, membuat pihaknya tertarik mengolahnya jadi penganan yang dapat dijadikan oleh-oleh khas Bogor.

“Salah satu olahan terbaru kami yang diluncurkan pada 2016 lalu adalah ragam bika bogor,” imbuhnya. Kini, tersedia 4 varian bika bogor, yaitu ubi madu cilembu, talas, nangka, dan pandan, yang semuanya menggunakan bahan alami dan asli.

“Bika ambon dari Medan punya ciri khas aroma daun jeruk. Nah, kami tawarkan rasa lain, menggunakan bahan alami dari Bogor,” tutur Ellen. Beragam bika tersedia dalam versi loyang berbobot 700 gram. Rasanya unik, khususnya bika talas yang gurih manis dan berwarna ungu.

Ada pula bika bogor kuning yang beraroma nangka. Bika hijau yang beraroma pandan, tak kalah menggoda. Cita rasa manis ubi madu pun patut dicicipi. Satu loyang bika bogor beragam rasa ini harganya Rp 35 ribu.

Tabloid Saji dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI