Pho, mi & daging sapi berkuah bening

Tabloid Saji - Edisi 390
9 Agustus 2017

Tabloid Saji - Edisi 390

Pho adalah hidangan khas Vietnam, berisi mi putih dengan toping irisan tipis daging sapi dan berkuah bening yang gurih. / Foto : Aziz

Saji
Pho merupakan hidangan tradisional yang berasal dari kota Hanoi, Vietnam. Seiring waktu, hidangan khas berkuah ini menyebar hingga ke pusat kota Ho Chi Minh. Sejak itulah pho semakin dikenal hingga ke seluruh dunia. Hidangan pho menggunakan bahan utama mi yang terbuat dari tepung beras yang di negara asalnya dikenal dengan sebutan banh pho.

Penyajiannya, setelah mi di tata di atas mangkuk lalu diberi taoge dan irisan tipis daging sapi. Irisan daging sapinya bisa mentah atau matang, sesuai selera. Bila irisan daging sapi mentah yang digunakan, siraman kuah panasnya akan membuat irisan daging menjadi matang.

Sebelum dihidangkan, di atas mi terlebih dulu ditaburi irisan daun bawang, daun ketumbar, atau bawang bombay sebagai penyedap dan penambah aroma. Kuah bening pho terbuat dari air kaldu yang menyertakan potongan besar daging sapi, tulang sapi, atau buntut sapi yang direbus dengan cara slow cook, hingga dihasilkan kaldu yang kental dengan warna yang bening.

Proses perebusan kuah untuk pho bisa berlangsung selama berjam-jam bahkan sehari semalam. Bumbu rempah yang digunakan untuk kaldunya terdiri dari jahe, kayumanis, dan bunga lawang (pekak). Sebagai pendampingnya, pho biasanya dihidangkan bersama cakwe dan dinikmati dengan tambahan sambal, kecap ikan, dan perasan jeruk limau agar terasa segar.

Tabloid Saji dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI