Ragam rujak segar & tipat khas Bali

Tabloid Saji - Edisi 393
2 Oktober 2017

Tabloid Saji - Edisi 393

Warung rujak khas Bali ini merupakan usaha keluarga, yang diawali oleh Bu Jro di era 1980-an. / Foto : Pitoresmi P

Saji
Bagi penyuka sajian rujak yang segar, saat berkunjung ke Bali bisa mampir ke kawasan Monang Maning, Denpasar. Di sini Sajiers bisa mencicipi sejumlah menu rujak dan ketupat khas Bali yang disebut tipat dengan aneka kuah, di warung Rujak Bu Jro Ber2.

Mengkhususkan diri menjual aneka menu rujak, warung Rujak Bu Jro Ber2 menyediakan ragam rujak yang super segar. Selain rujak kuah pindang yang sangat khas Bali, di warung ini juga tresedia menu rujak cuka, rujak bulung (rumput laut), rujak gula pasir, dan rujak gula bali (gula merah).

Dan bila sedang musimnya, Sajiers akan beruntung menyicipi seporsi rujak buni yang masam namun segar. Selain rujak super segar, bagi yang ingin menyantap sajian lebih mengenyangkan, bisa mencoba seporsi tipat (ketupat) catok atau tipat plecing. Warung Bu Jro Ber2 seolah tak pernah sepi pengunjung.

Sejak buka pukul 11.00, semua kursi yang tersedia di dalam warung akan tampak penuh. Tak hanya pengunjung saja, para kurir ojek online yang membelikan rujak pesanan para pelanggan juga tak kalah banyaknya. Bahkan bila Sajiers melewati warung ini tepat apd ajam makan siang, akan terlihat sejumlah orang menanti di bagian luar warung, untuk mendapatkan kursi kosong.

Makslum saja, warung kecil ini hanya menyediakan 8 meja bernomor yang masing-masing dilengkapi 4 buah kursi dan 2 buah meja panjang untuk dipakai bersama-sama. Oleh karena selalu ramai pembeli, maka sang pemilik warung sengaja menerapkan mekanisme pemesanan yang terbilang cukup rapi, kendati tanpa dilengkapi buku menu. Begitu datang dan duduk, Sajiers akan disodori kertas dan pulpen oleh palayan warung.

Tabloid Saji dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI