Rupa-rupa kelapa

Tabloid Saji - Edisi 406
26 Februari 2018

Tabloid Saji - Edisi 406

Tak heran bisa di sejumlah daerah di Indonesia bisa dengan mudah Sajiers temui ragam masakan khas yang menggunakan bahan utama kelapa.

Saji
Sebagai negara kepulauan, Indonesia di kelilingi oleh garis pantai yang banyak ditumbuhi kelapa. Tak heran bisa di sejumlah daerah di Indonesia bisa dengan mudah Sajiers temui ragam masakan khas yang menggunakan bahan utama kelapa. Lalu, kelapa jenis apa saja yang bisa kita olah menjadi sajian lezat?

1. Kelapa Hijau. Fisiknya tak jauh berbedat dengan kelapa muda. Namun ketika dikupas, bagian sabutnya yang masih empuk berwarna agak kemerahan. Kelapa hijau sering kali tidak memiliki daging buah. Kalau pun ada, tipis sekali. Lebih banyak dikonsumsi airnya, terutama oleh ibu hamil karena dipercaya dapat melebatkan rambut bayi yang akan lahir.

2. Kelapa Tua. Kelapa merupakan tumbuhan palem yang banyak tumbuh di daerah pesisir pantai. Hampir semua komponen pohon kelapa bisa dimanfaatkan. Kelapa yang cukup tua, daging buahnya banyak digunakan untuk memasak sebagai santan atau dibuat minyak. Bagian daunnya kerap dimanfaatkan sebagai wadah ketupat, sementara sabut kelapanya banyak digunakan sebagai bahan bakar.

OLAHAN KELAPA

1. Kelapa setengah muda parut. Untuk mendapatkan santan yang kental, banyak orang memilih menggunakan kelapa parut tua. Namun untuk membuat masakan yang menggunakan campuran parutan kelapa, seperti bothok, tum (pepes), atau urap, yang digunakan adalah kelapa setengah muda yang diparut sehingga terasa segar.

2. Kelapa Kering. Olahan kelapa kering terbuat dari kelapa parut yang dioven hingga kering. Seusai dioven, warna kelapanya tetap putih karena suhu yang digunakan untuk proses pengovenan cukup rendah. Tujuannya, agar kelapa parutnya menjadi kering tetapi warnanya tidak berubah. Kelapa kering mampu bertahan lebih lama masa konsumsinya.

Tabloid Saji dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI