Ceker sambel Yuk Rah, empuknya ceker berbalut sambal bawang super pedas

Tabloid Saji - Edisi 438
14 Mei 2019

Tabloid Saji - Edisi 438

Berawal dari hobi makan ceker dan sangat suka pedas, ternyata telah menantang Sarra Zulaika membuat olahan ceker dengan cita rasa super pedas.

Saji
Seorang pembeli terlihat berdecap-decap menikmati rasa pedas, sambil sesekali tangannya menyeka keringat yang menetes deras di dahinya. Ya, sensasi seperti inilah yang akan dirasakan Sajiers ketika menikmati seporsi Ceker Sambel Yuk Rah, usaha kuliner milik Sarra Zulaika (33). “Pedasnya enggak bisa ditawar!” tukas Liana, salah seorang pelanggan Ceker Sambel Yuk Rah sambil menahan pedas.

Super pedas, memang inilah yang menjadi ciri khas sambal bawang yang membalut olahan ceker ala Sarra. Kendati banyak juga pelanggannya yang meminta untuk menyediakan varian rasa ceker tidak pedas dan sedang, namun Sarra tampaknya belum bersedia memenuhinya. “Namanya juga ceker sambal. Jadi, ya, harus pedas, dong!” tegas Sarra, yang memulai usaha ini sejak 3 tahun silam.

Selain diberi bumbu sambal, kenikmatan lain dari sajian ini tentu saja dari cekernya yang super empuk karena dipresto. Hasilnya, para penikmat kuliner, terutama penggemar ceker, tak perlu repot saat harus menikmati beberapa buah ceker pedas kreasi Sarra. Tinggal digigit saja lalu dikunyah, maka tulangtulang cekernya langsung copot di rongga mulut.

“Mirip proses pembuatan ceker untuk dimsum,” aku Sarra. Ceker yang sudah direndam ini lantas dimasak mengunakan panci bertekanan atau pressure cooker (presto) sekitar 15 menit. Ketika tulang cekernya sudah melunak, barulah dicampurkan dengan 5 jenis saus rahasia yang dimasak di atas api kecil. Tahap terakhir, ditambahkan sambal bawang. Hasilnya, ceker ayam yang super empuk, tidak lengket, dan bumbunya merasuk hingga ke tulang.

Tabloid Saji dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI