Buku Salemba hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Ilmu Kesehatan Masyarakat Teori dan Aplikasi

1 Pembaca
Rp 137.900 49%
Rp 70.000

Patungan hingga 5 orang pembaca
Hemat beli buku bersama 2 atau dengan 4 teman lainnya. Pelajari pembelian patungan disini

3 Pembaca
Rp 210.000 50%
Rp 35.000 /orang
Rp 105.000

5 Pembaca
Rp 350.000 60%
Rp 28.000 /orang
Rp 140.000

Buku ini merupakan media yang dapat dipergunakan oleh pengajar (dosen) dalam memberikan perkuliahan pada mata ajar Keperawatan Kesehatan Masyarakat (Komunitas), sedangkan bagi mahasiswa buku ini sangat tepat untuk pemahaman awal mengenai bagaimana sesungguhnya konsep dasar keperawatan kesehatan masyarakat, konsep pembangunan kesehatan di Indonesia, konsep biostatistik, konsep epidemiologi, konsep demografi, konsep kesehatan lingkungan, dan konsep promosi kesehatan bagi petugas. Pada buku ini juga diuraikan secara gamblang serta mendetail mengenai berbagai konsep dasar yang berkaitan dengan Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Wahit Iqbal Mubarak / Ns. Nurul Chayatin, S.Kep

Penerbit: Salemba
ISBN: 9786021163795
Terbit: Januari 2009, 410 Halaman

Ikhtisar

Buku ini merupakan media yang dapat dipergunakan oleh pengajar (dosen) dalam memberikan perkuliahan pada mata ajar Keperawatan Kesehatan Masyarakat (Komunitas), sedangkan bagi mahasiswa buku ini sangat tepat untuk pemahaman awal mengenai bagaimana sesungguhnya konsep dasar keperawatan kesehatan masyarakat, konsep pembangunan kesehatan di Indonesia, konsep biostatistik, konsep epidemiologi, konsep demografi, konsep kesehatan lingkungan, dan konsep promosi kesehatan bagi petugas. Pada buku ini juga diuraikan secara gamblang serta mendetail mengenai berbagai konsep dasar yang berkaitan dengan Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Pendahuluan / Prolog

PENDAHULUAN
Perawatan kesehatan adalah lapangan khusus di bidang kesehatan, keterampilan hubungan antarmanusia, dan keterampilan organisasi diterapkan dalam hubungan yang serasi pada anggota profesi kesehatan lain dan tenaga sosial untuk memelihara kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, perawatan kesehatan masyarakat ditujukan kepada individu, keluarga, dan kelompok melalui upaya peningkatan kesehatan, pemeliharaan kesehatan, penyuluhan kesehatan, koordinasi, dan pelayanan keperawatan berkelanjutan sebagai suatu pendekatan yang komprehensif. Selain itu, komunitas juga dipandang sebagai target pelayanan kesehatan yang bertujuan mencapai kesehatan komunitas sebagai suatu peningkatan kesehatan dan kerja sama sebagai suatu mekanisme untuk mempermudah pencapaian tujuan dengan melibatkan masyarakat secara aktif.

Pelaksanaan keperawatan kesehatan masyarakat diupayakan dekat dengan masyarakat, sehingga strategi pelayanan kesehatan utama dapat benar-benar diterapkan. Artinya, upaya pelayanan atau asuhan yang diberikan merupakan upaya yang penting atau sangat dibutuhkan komunitas dan secara universal upaya tersebut mudah dijangkau. Dengan demikian, dalam keperawatan komunitas penggunaan teknologi tepat guna sangat ditekankan. Wujud aplikasi kegiatan nyata adalah seorang perawat komunitas mampu melakukan rangsangan atau memotivasi masyarakat di wilayah binaannya dengan memilih alat edukatif sederhana yang tersedia di wilayah tersebut.

Peran serta komunitas diartikan sebagai suatu proses di mana individu, keluarga, dan kelompok bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri dengan berperan sebagai pelaku kegiatan dalam upaya peningkatan kesehatan berdasarkan asas kebersamaan dan kemandirian. Bantuan diberikan karena adanya ketidakmampuan, ketidaktahuan, dan ketidakmauan dengan menggunakan potensi lingkungan untuk memandirikan masyarakat, sehingga pengembangan wilayah setempat (locality development) merupakan bentuk pengorganisasian yang tepat digunakan. Dalam praktik keperawatan komunitas, pendekatan ilmiah yang digunakan adalah proses keperawatan komunitas yang terdiri atas empat tahap, yaitu: pengkajian (assessment), perencanaan (planning), pelaksanaan (implementation), dan evaluasi (evaluating).

Intervensi keperawatan tersebut harus dapat dilakukan oleh perawat secara mandiri, maupun dengan berkolaborasi dengan tim kesehatan lain melalui lintas program dan lintas sektoral.

Namun, kenyataannya semua tenaga keperawatan komunitas belum mampu memberikan pelayanan sesuai konsep, hal ini mungkin disebabkan karena pemahaman yang belum sama mengenai konsep dasar dan perannya dalam keperawatan komunitas.

Daftar Isi

Sampul depan
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab 1: Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat (Komunitas)
     Pendahuluan
     Definisi Komunitas
     Definisi Keperawatan Komunitas
     Tujuan Keperawatan Komunitas
     Sasaran Keperawatan Komunitas
     Strategi Intervensi Keperawatan Komunitas
          Proses Kelompok
          Pendidikan Kesehatan
          Kerja Sama
     Prinsip Keperawatan Komunitas
     Falsafah Keperawatan Komunitas
          Manusia
          Kesehatan
          Lingkungan
          Keperawatan
     Asumsi Dasar Dan Keyakinan Dalam Keperawatan Komunitas
          Asumsi Dasar
          Keyakinan
     Sejarah Perkembangan Keperawatan Komunitas
          Periode Perkembangan Kesehatan Masyarakat
          Perkembangan Kesehatan Masyarakat di Indonesia
     Bentuk-Bentuk Pendekatan Dan Partisipasi Masyarakat
          Posyandu
          Posyandu Balita
          Konsep PHC (Primary Health Care)
     Bidang Khusus Dalam Praktik Keperawatan Kesehatan Masyarakat
          Konsep UKS
     Peran Dan Fungsi Perawat Komunitas
          Definisi Peran Perawat
          Elemen Peran
          Peran Perawat Menurut Konsorsium Ilmu Kesehatan (1989)
          Peran Perawat Menurut Hasil Lokakarya Keperawatan tahun (1983)
          Peran Perawat Kesehatan Masyarakat
          Fungsi Perawat Komunitas
     Teori Dan Model-Model Konseptual Dalam Keperawatan Komunitas
          Model dan Model Praktik Keperawatan
          Pengertian
          Berbagai Model Teori Keperawatan
          Model Konseptual Keperawatan yang Diterapkan dalam Keperawatan Komunitas
Bab 2. Konsep Pembangunan Kesehatan di Indonesia
     Pendahuluan
     Visi Dan Misi Indonesia Sehat 2010
          Visi
          Misi
     Konsep Masyarakat Dan Konsep Sehat
          Definisi
          Ciri-Ciri Masyarakat Sehat
          Indikator yang Berhubungan dengan Derajat Kesehatan Masyarakat
          Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Masalah-Masalah Kesehatan Masyarakat di Indonesia
          Strategi dan Program Pembangunan Kesehatan di Indonesia
          Konsep JPKM
          Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK)
          Dokter Keluarga
          Badan Penyelenggara JPKM (Bapel JPKM)
          Manajemen Sistem Informasi
          Badan Pembina JPKM (BAPIM JPKM)
          Pilar Indonesia Sehat 2010
          Tren dan Isu Pembangunan Kesehatan
          Strategi dan Pengembangan Kesehatan dalam Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Era Globalisasi
     Sistem Pelayanan Kesehatan Dan Kebijakan Pelayanan Kesehatan
          Konsep Dasar Sistem
          Konsep Dasar Kesehatan
          Konsep Pelayanan Prima di Bidang Kesehatan
          Pelayanan Keperawatan
          Total Quality Management (TQM)
          Kepuasan Pelanggan
          Pelayanan Kesehatan
          Syarat Pokok Pelayanan Kesehatan
          Sistem Pelayanan Kesehatan di Indonesia
          Masalah Pelayanan Kesehatan
Bab 3. Pengantar Biostatistik Keperawatan
     Pengertian Statistik Dalam Kesehatan
          Ruang Lingkup Statistik
          Tujuan Statistik
          Manfaat Statistik
          Aplikasi Statistik dalam Bidang Kesehatan
          Tahap-tahap Kegiatan Statistik
          Cara Mengolah Data
          Ukuran Pemusatan (Tendensi Sentral)
          Median (Nilai Tengah)
          Modus
          Ukuran Pencaran
Bab 4. Pengantar Epidemiologi
     Konsep Dasar Epidemiologi
     Definisi Epidemiologi
     Ruang Lingkup Epidemiologi
     Jenis-Jenis Epidemiologi
     Sejarah Perkembangan Epidemiologi Dan Tokoh Epidemiologi
          Sejarah Perkembangan Epidemiologi
          Tokoh-tokoh Epidemiologi
     Peranan Epidemiologi
     Masalah Kesehatan
          Ruang Lingkup
     Ukuran Morbiditas Dan Mortalitas Dalam Epidemiologi
          Rasio, Proporsi, dan Angka
          Angka Insidensi
          Beberapa Pertimbangan
          Angka Prevalensi
          Indeks Penilaian Kesehatan Masyarakat
          Standardisasi Angka Kematian Kasar
          Penentuan Populasi Standar
     Angka Kematian Kasar Rata-Rata
          Rata-Rata Tanpa Beban
          Rata-rata dengan Beban
          Angka Kematian Menurut Golongan Usia (Age Specific Death Rate—ASDR)
          Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate—IMR)
          Angka Kematian Neonatal (Neonatal Mortality Rate—NMR)
          Angka Kematian Perinatal (Perinatal Mortality Rate—PMR)
          Angka Kematian Balita (Under Five Mortality Rate)
          Proporsi Kematian Balita
          Angka Kematian karena Sebab Tertentu
          Case Fatality Ratio (CFR)
          Angka Kematian Ibu (Maternal Mortality Rate—MMR)
          Angka Morbiditas
     Screening Test (Uji Tapis Untuk Deteksi Penyakit)
          Batasan Screening Test
          Proses Pelaksanaan Screening Test
          Dasar Pemikiran Screening Test
          Tujuan Screening Test
          Sasaran Screening Test
     Uji Tapis Secara Massal Dan Spesifik
          Uji Tapis Secara Massal
          Uji Tapis Secara Spesifik
          Lokasi Screening Test
          Kriteria Evaluasi Screening Test
     Tes Kombinasi
          Tes Kombinasi Secara Seri
          Tes Kombinasi Secara Paralel
          Reliabilitas
          Yield
     Konsep Dasar Sensitivitas Dan Spesivisitas
          Distribusi Normal
          Persentil
          Penentuan Batas Normal
          Beberapa Pertimbangan Pelaksanaan Screening Test
Bab 5. Pengantar Demografi
     Ilmu Demografi Penunjang Praktik Keperawatan Komunitas
          Konsep Dasar Demografi
          Komposisi Penduduk
     Konsep, Definisi, Dan Ukuran-Ukuran Dalam Demografi
          Persebaran Penduduk
          Piramida Penduduk
          Tiga Ciri Penduduk (The Three General Population)
          Faktor-faktor yang Memengaruhi Struktur Usia Penduduk
     Keluarga Berencana
          Pengertian dan Definisi yang terkait dengan Keluarga Berencana
          Sasaran KB
          Penilaian Pelaksanaan Program KB
          Ukuran-ukuran Keluarga Berencana
Bab 6. Pengantar Kesehatan Lingkungan
     Pengertian Lingkungan Hidup
     Tujuan Pengelolaan Lingkungan Hidup
     Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan
     Pengelolaan Sampah Dan Limbah
          Pengelolaan Sampah
          Sistem Pengolahan Sampah
          Pengelolaan Air Limbah
          Limbah Padat dan Pengelolaannya
     Rumah Sehat
          Pendahuluan
          Pengertian Rumah Sehat
          Persyaratan Umum Rumah Sehat
          Faktor-faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Membangun Rumah
          Standar Rumah Sehat
     Polusi (Pencemaran Udara)
          Definisi
          Proses Pencemaran Udara
          Jenis Pencemaran Udara
          Akibat Pencemaran Udara
          Penanggulangan Pencemaran Udara
     Penyediaan Sarana Air Bersih
          Penyediaan Sarana Air Bersih
          Sumber Air
          Cara Pengelolaan Air Minum
          Pengelolaan Air Ditinjau dari Segi Konsumen
          Sumber Air Bersih dan Aman
          Siklus Hidrologi
          Syarat Air yang Sehat
          Kesadahan Air
          Purifikasi Air
     Penyediaan Jamban Keluarga
          Pembuangan Kotoran
          Menentukan Letak Pembuangan Kotoran
          Beberapa Macam Tempat Pembuangan Kotoran (Kakus) dan Cara Pembuatannya
          Pembuangan/Penyaluran Air Limbah
     Pengendalian Vektor
          Definisi
          Macam-macam Vektor dan Binatang Pengganggu
          Hubungan Vektor dan Binatang Pengganggu dengan Kehidupan Manusia
          Metodologi Pengendalian
          Pengendalian Vektor dan Binatang Pengganggu yang Menjadi Masalah Kesehatan di Indonesia
     Sanitasi Makanan Dan Minuman
          Sanitasi Makanan
          Faktor yang Memengaruhi Sanitasi Makanan
          Faktor Penyebab Makanan menjadi Berbahaya
          Hubungan Suhu dan Waktu
          Pelaksanaan Higiene dan Sanitasi
          Pengawasan Sanitasi Makanan
          Pengaruh Makanan terhadap Kesehatan
          Penyebab Penyakit Bawaan Makanan
          Sanitasi Susu Sapi
          Sanitasi Makanan Kaleng
          Pengawetan Makanan
          Sanitasi Makanan Laut
     Higiene Sanitasi Restoran
          Definisi
     Masalah Kesehatan Lingkungan Di Indonesia Dan Upaya Penanggulangannya
          Masalah Kesehatan Lingkungan
Bab 7: Promosi KesehatanSebagai Pedoman dalam Penyuluhan Kesehatan bagi Petugas
     Konsep Promosi Kesehatan
     Strategi Promosi Kesehatan
          Piagam Ottawa (Ottawa Charter)
     Pengertian Pendidikan Kesehatan
          Tujuan
          Ruang Lingkup Pendidikan Kesehatan
     Komunikasi Dalam Penyuluhan Kesehatan Masyarakat
          Pengertian
          Proses dalam Komunikasi
          Dasar-dasar dalam Komunikasi
          Hambatan dalam Komunikasi
          Bentuk Komunikasi
          Pengajaran sebagai Komunikasi
          Komunikasi dalam Pendidikan Kesehatan
          Pendidikan Kesehatan sebagai Proses Perubahan Perilaku
          Langkah-langkah Mengenal Masalah Perilaku Masyarakat
     Perencanaan Penyuluhan Dalam Promosi Kesehatan
          Pengertian
          Dasar Pemikiran Perencanaan
          Syarat Tercapainya Rencana Penyuluhan Promosi Kesehatan yang Baik
          Harapan Rencana Penyuluhan Promosi Kesehatan
          Sembilan Langkah dalam Perencanaan Penyuluhan Promosi Kesehatan
          Mengenal Masalah, Masyarakat, dan Wilayah
          Menentukan Prioritas Masalah
          Menentukan Tujuan Penyuluhan
          Menentukan Sasaran Penyuluhan
          Menentukan Isi Penyuluhan
          Menentukan Metode Penyuluhan
          Menentukan Media Penyuluhan
          Membuat Rencana Penilaian (Evaluasi)
          Membuat Rencana Jadwal Pelaksanaan
     Evaluasi Dalam Penyuluhan Kesehatan
          Definisi
          Tujuan
          Evaluasi sebagai Proses
          Siapa yang Melakukan Evaluasi
          Waktu Evaluasi
          Poin Evaluasi
          Persyaratan Evaluasi
          Penilaian Daya Guna (Efektivitas) dan Hasil Guna (Efisiensi) Program
          Hubungan Antara Daya Guna (Efektivitas) dan Hasil Guna (Efisiensi) Program
          Langkah-langkah dalam Penilaian
          Evaluasi Program Penyuluhan Kesehatan
Daftar Pustaka
Indeks
Tentang Penulis
Sampul belakang