Buku Salemba hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Indonesia 2050

Kaya dan Terbelakang

1 Pembaca
Rp 89.900 70%
Rp 27.000

Patungan hingga 5 orang pembaca
Hemat beli buku bersama 2 atau dengan 4 teman lainnya. Pelajari pembelian patungan disini

3 Pembaca
Rp 81.000 50%
Rp 13.500 /orang
Rp 40.500

5 Pembaca
Rp 135.000 60%
Rp 10.800 /orang
Rp 54.000

Kekayaan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) Indonesia memunculkan potensi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk berkembang sebagai negara maju di masa yang akan datang.

Buku “Indonesia 2050: Kaya dan Terbelakang” memaparkan pemikiran penulis tentang pencapaian bangsanya yang dapat didukung secara lebih maksimal oleh masyarakat (SDM) dan SDA-nya. Meski bergaris besar pemahaman ekonomi, pembahasan materi di dalam buku mencakup beragam aspek, mulai dari pendidikan hingga kebudayaan. Bahkan disebutkan bahwa salah satu cara yang dapat ditempuh dalam mencapai kemajuan bersama adalah dengan “pembangunan manusia beradab”.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Ricky Virona Martono

Penerbit: Salemba
ISBN: 9789790616721
Terbit: Mei 2019, 126 Halaman

Ikhtisar

Kekayaan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) Indonesia memunculkan potensi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk berkembang sebagai negara maju di masa yang akan datang.

Buku “Indonesia 2050: Kaya dan Terbelakang” memaparkan pemikiran penulis tentang pencapaian bangsanya yang dapat didukung secara lebih maksimal oleh masyarakat (SDM) dan SDA-nya. Meski bergaris besar pemahaman ekonomi, pembahasan materi di dalam buku mencakup beragam aspek, mulai dari pendidikan hingga kebudayaan. Bahkan disebutkan bahwa salah satu cara yang dapat ditempuh dalam mencapai kemajuan bersama adalah dengan “pembangunan manusia beradab”.

Pendahuluan / Prolog

Indonesia Kaya, Indonesia (Masih) Terbelakang
Kekayaan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) Indonesia memunculkan potensi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk berkembang sebagai negara maju di masa yang akan datang. Potensi ini juga dipengaruhi oleh kondisi saat ini, termasuk perilaku masyarakat Indonesia sehari-hari. Sayangnya, masyarakat Indonesia masih menerapkan kebiasaan yang membuatnya tertinggal dari bangsa/negara lain. Salah satu contoh: Manusia Indonesia hanya puas pada pencapaian akan suatu materi, bukan pada pendalaman ilmu atau pengalaman.

Setiap masyarakat/manusia Indonesia sebaiknya saling bekerja sama untuk mengubah dirinya sendiri demi tercapainya perubahan yang lebih masif dan ke arah yang positif. Disebutkan bahwa salah satu cara yang dapat ditempuh dalam mencapai kemajuan bersama adalah dengan “pembangunan manusia beradab”. Dengan model pembangunan manusia ini maka pembangunan negara selayaknya ditujukan bagi pembangunan karakter dan peradaban manusia. Tidak selayaknya (yang selama ini sering kali terjadi) individu dan NKRI menilai pencapaian hidup hanya dari sudut pandang ekonomi saja.

Penulis

Ricky Virona Martono - Ricky Virona Martono, S.T.

Lahir di Jakarta, 17 September 1980. Penulis lulus sebagai Sarjana Teknik Industri dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2003. Aktif sebagai trainer, dosen, dan konsultan di bidang Manajemen Operasi (Produksi, Logistik, dan Manajemen Kualitas). Pengalamannya bekerja di dalam dan luar negeri dalam bidang produksi dan logistik, serta beragam pelatihan di dalam dan luar negeri.

Buku-buku yang pernah diterbitkan penulis adalah “Manajemen Logistik Terintegrasi” (Penerbit PPM Manajemen, Jakarta) pada 2015; “Mengenal Manusia dalam Bersikap: Pendekatan Hofstede dan Myers-Briggs Type Indicator” (Penerbit Andi, Yogyakarta) pada 2014; dan “Practical Inventory Management: Menciptakan Keunggulan Operasional melalui Pengendalian Sediaan” (Penerbit PPM Manajemen, Jakarta) pada 2013; “Manajemen Operasi: Konsep dan Aplikasi (Penerbit Salemba Empat) pada 2018. Penulis juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, salah satunya sebagai pendiri dan ketua Yayasan Tangan Terulur.

Penulis dapat dihubungi melalui alamat e-mail di [email protected]

Daftar Isi

Sampul depan
Tentang Penulis
Kata Pengantar
Daftar Isi
Pendahuluan
Bab 1: Saat Ini
     Perilaku Masyarakat Indonesia
     Bangsa Penonton
     Sistem Perdagangan Dunia
     Kesejahteraan Indonesia
     Memperoleh Kesejahteraan
     Kesimpulan
Bab 2: Masa Lalu
     Perilaku Manusia Indonesia
     Civilized dan Un-Civilized Dad
     Apa yang Diwariskan
     Kesimpulan
Bab 3: Perkiraan Masa Depan
     Potensi Ekonomi
     Meneruskan Kesejahteraan
     Meneruskan Perilaku
     Kesimpulan yang Dapat Ditarik
     Perkiraan Masa Depan
Bab 4: Potensi Indonesia
     Keunggulan Suatu Negara
     Diaspora Indonesia
     Membangun Indonesia
     Kesimpulan
Lampiran
Referensi
Indeks
Sampul belakang