Siti Mari’ah, ajak wanita tani berbisnis pangan olahan

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3742
12 Maret 2018

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3742

Bisnis memproduksi pangan olahan jika ditekuni betul nyatanya bisa mendatangkan tambahan penghasilan bagi keluarga. / Foto : Dok. sinar Tani

Sinar Tani
Bisnis memproduksi pangan olahan jika ditekuni betul nyatanya bisa mendatangkan tambahan penghasilan bagi keluarga. Karena pertimbangan itulah maka Siti Mari’ah hingga kini terus memberikan semangat kepada para anggota kelompok wanita tani untuk menghasilkan aneka produk olahan dan memasarkannya ke masyarakat.

Sebagai pemrakarsa terbentuk­­nya Kelom­pok Wanita Tani (KWT) Binangkit di Kecamatan Tarikolot, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat di tahun 1995, keseharian Siti Mari’ah hingga saat ini masih di sekitar aktivitas kelompok wanita tani.

Berawal dari keinginannya untuk me­naikkan taraf hidup masya­rakat di daerahnya, Siti Mari’ah tak bosan mengajak para wanita khusus­nya yang tergabung dalam wadah kelompok wanita tani untuk mencari peng­hasilan tambahan dari pangan olahan.

“Awalnya saya mem­buat pangan olahan untuk keluarga saya sendiri. Saya pikir-pikir alangkah baiknya kalau saya mengajak wanita-wanita lainnya untuk mencari tambahan dari produk olahan,” jelas Siti. Diakuinya memang hal itu tidak mudah karena umumnya wanita di daerahnya masih belum mengerti bagaimana untuk bisa menghasilkan produk olahan.

Tetapi Siti tidak patah semangat, bahkan belakangan ia semakin gencar mempromosikan bisnisnya yang dilakukan dengan konsep bagi hasil. “Ketika terbentuk anggota KWT Binangkit tak lebih dari empat orang namun sekarang sudah berkembang menjadi 28 anggota.

Dan dari tahun 1995 sampai saat ini, setiap bulannya kami selalu mengadakan rapat agar konsep kita berjalan sesuai yang direncanakan,” jelas Siti yang kini juga menjabat sebagai Ketua Gapoktan Wangi Saluyu.

Tabloid Sinar Tani dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI