17 Kabupaten siap banjiri cabai ke DKI Jakarta

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3746
9 April 2018

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3746

Untuk mengamankan agar harga cabai tidak membuat pedas konsumen, sebanyak 17 kabupaten yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur siap membanjiri pasarpasar di Ibukota DKI Jakarta. / Foto : dok. Sinar Tani

Sinar Tani
Untuk mengamankan agar harga cabai tidak membuat pedas konsumen, sebanyak 17 kabupaten yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur siap membanjiri pasar-pasar di Ibukota DKI Jakarta.

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Suwandi menjamin, pasokan cabai men­jelang Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan di DKI Jakarta. “Produksi cukup aman, bahkan berlebih untuk memenuhi kebutuhan DKI pada Mei-Juni 2018 untuk cabai rawit sekitar 2.738 ton dan cabai merah 3.252 ton,” katanya.

Saat memantau sentra produksi cabai di Jawa Tengah, Suwandi mengatakan, produksi cabai di Magelang dan Temanggung siap untuk memasok pada Mei hingga Juni mendatang sebanyak 20 ton/hari. Sementara Boyolali akan memasok 5-10 ton/hari.

Sementara itu Kepala Bidang Hortikultura, Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Catur Wahyudi memperkirakan, produksi cabai rawit Jawa Tengah pada Mei 2018 sebanyak 15.073 ton dan Juni 29.000 ton. Untuk cabai besar sekitar 17.392 ton dan Juni 20.173 ton. “Ini berarti surplus untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di Jawa Tengah,” katanya.

Menurutnya, tata kelola cabai dibangun dengan pola kemitraan. Misalnya, kemitraan petani dengan rumah makan, produsen bubuk cabai, produsen sambal maupun langsung ke konsumen lewat Toko Tani. Petani juga bermitra dengan petani andalan atau champion.

Tabloid Sinar Tani dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI