Diterjunkan tim untuk kendalikan penyakit jembrana di Lampung

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3747
16 April 2018

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3747

Pengendalian penyakit jembrana di Lampung / Foto : dok. Sinar Tani

Sinar Tani
Menyusul kejadian penyakit Jembrana di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang Provinsi Lampung, Kementerian Pertanian bergerak cepat dengan membentuk satu tim dan langsung menerjunkannya di lokasi kejadian untuk melakukan upaya pengendalian agar penyakit tak meluas ke wilayah lain.

Direktur Kesehatan Hewan Ditjen Peter­nakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Fadjar Sumping Tjatur Rasa, di sela acara sosialisasi Permentan No. 14 Tahun 2017 di Kediri, belum lama berselang mengatakan, anggota Tim dari Kementan terdiri dari staf Direktorat Kesehatan Hewan dan dari Balai Veteriner Lampung.

Anggota tim berada di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang pada 6-8 April lalu untuk melakukan investigasi serta menyampaikan langsung bantuan obat-obatan, des­infektan serta sarana desin­feksi sekaligus membantu upaya penanggulangan dan pem­berantasan penyakit.

Berdasarkan hasil investigasi diketahui bahwa penyakit jembrana yang terjadi di dua kabupaten di Lampung itu disebabkan oleh adanya Sapi Bali sakit yang dibawa dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan oleh pedagang. Kejadian penyakit tersebut telah menyebabkan kematian ternak sapi milik warga di dua Kabupaten di Lampung.

“Dengan adanya upaya-upaya pengendalian yang telah dilakukan oleh anggota tim maka kasus penyakit dapat dilokalisir dan tidak menyebar ke desa lain. Saat ini kasus sudah terkendali,” tutur Fadjar. Penyakit Jembrana, menurut Fadjar, disebabkan oleh virus (Genus Retrovirus) dan bersifat menular serta menyerang sistem kekebalan tubuh Sapi Bali dari semua kelompok umur baik jantan maupun betina.

Tabloid Sinar Tani dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI