19 importir bawang putih terima rekomendasi impor

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3798
6 Mei 2019

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3798

Kementerian Pertanian telah menerbitkan rekomendasi impor bawang putih bagi 19 importir swasta karena dianggap telah melaksanakan kewajiban tanam dengan baik.

Sinar Tani
“Kementan baru saja merilis kembali terbitnya rekomendasi impor bawang putih. Targetnya untuk mengamankan pasokan dan menstabilkan harga bawang putih nasional terutama saat puasa dan lebaran tahun ini,” kata Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan, Yasid Taufik di Belitung, Jumat (3/5). Dia menjelaskan, rekomendasi impor tersebut dikeluarkan bagi pelaku usaha yang secara aktif dan kooperatif melaksanakan kewajiban tanamnya sesuai aturan. Hari ini sebanyak 11 importir kami terbitkan RIPH-nya dengan pengajuan 125 ribu ton.

“Jadi total sampai saat ini ada 19 importir atau setara volume 245 ribu ton. Yang sudah terbit persetujuan impornya dari Kementerian Perdagangan sebanyak 115 ribu ton, selebihnya menyusul,” kata Yasid Yasid menambahkan, dalam waktu dekat pasokan bawang putih nasional akan segera digelontor setidaknya 60 ribu ton dari China, sudah mulai masuk melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Priok Jakarta. Jumlah ini merupakan rangkaian realisasi pemasukan 115 ribu ton bawang putih sesuai persetujuan impor dari Kemendag.

Begitu masuk, lanjut Yasid, peme rintah akan langsung menggelontor ke pasar induk dan retail nasional secepatnya agar harga bisa ditekan. Dengan demikian pemerintah memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dan merayakan lebaran nanti dengan lebih tenang. ”Supaya pemasukan bawang putih bisa lebih cepat, proses administrasi di pelabuhan bongkar menyangkut cukai dan karantina juga akan didorong berlangsung cepat,” tambahnya. Lebih lanjut Yasid mengatakan, impor bawang putih masih akan berlangsung hingga 2021 sembari memacu produksi bawang putih lokal melalui program APBN dan wajib tanam importir.

Tabloid Sinar Tani dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI