Grand desain hortikultura 2020-2024 berbasis korporasi

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3810
12 Agustus 2019

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3810

Varietas hortikultura

Sinar Tani
Ribuan varietas hortikultura meliputi buah-buahan tropis, aneka sayuran, tanaman hias dan tanaman obat tersedia di negeri berjuluk Zamrud Khatulistiwa ini. Karena itu, Indonesia sangat berpotensi menghasilkan produk-produk hortikultura yang berdaya saing mengisi pasar ekspor dunia. Tak berlebihan jika Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia tahun 2045.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura kini sedang menyusun Grand Design guna memastikan arah Pembangunan Hortikultura 2020- 2024 berjalan sesuai target dan tahapan yang jelas. “Kami ingin pengembangan hortikultura bisa ditata sedemikian rupa agar mampu menjawab tantangan dan peluang mengisi pasar ekspor dunia. Tentunya diperlukan grand design yang lebih progresif untuk mengoptimalkan potensi hortikultura Indonesia.

Salah satunya melalui pengembangan kawasan hortikultura berbasis korporasi,” kata Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto di Jakarta, beberapa waktu lalu. Prihasto menjelaskan, ide awal penyusunan grand design ini adalah dari kegiatan Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera atau BEKERJA yang digagas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Dalam program itu, rakyat miskin diberi paket bantuan 50 ekor ayam, benih sayuran dan benih buah-buahan agar pendapatan meningkat pada jangka pendek, menengah dan panjang.

Menurut Anton sapaan akrab Dirjen Hortikultura, ratarata luas kepemilikan lahan pertanian di Indonesia masih sangat kecil, hanya sekitar 0,3 ha/kapita, sehingga dinilai tidak mencapai skala ekonomi yang layak. Namun jika setiap 0,3 ha lahan ini dihimpun dan digabung Grand Desain Hortikultura 2020-2024 Berbasis Korporasi dalam satu kelompok masyarakat atau model korporasi, maka akan menjadi luas dan berdampak ekonomi yang signifikan.

Tabloid Sinar Tani dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI