KETUA Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Alex K Eddy, mengatakan, karet anjlok dan terus turun. Harga saat ini US$1,3 sebelum sempat di harga US$1,7- US$1,6 padahal idealnya US$1,8 untuk para petani.

Turunnya harga ini karena kondisi ekonomi saat ini sangat tidak baik karena perang dagang Amerika-Cina, per- mintaan harga karet turun, Thailand yang sebelumnya sebagai salah satu negara tujuan ekspor Indonesia kini telah menghasilkan karet sendiri dan begitu pun Vietnam yang...
Baca artikel selengkapnya di edisi 14 Agustus 2019

Sumatera Ekspres dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Rabu, 14 Agustus 2019


Artikel lainnya