Tampilkan di aplikasi

Buku Unisri Press hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.

Pengelolaan Hama Penyakit Tanaman

1 Pembaca
Rp 48.000 29%
Rp 34.000

Patungan hingga 5 orang pembaca
Hemat beli buku bersama 2 atau dengan 4 teman lainnya. Pelajari pembelian patungan disini

3 Pembaca
Rp 102.000 13%
Rp 29.467 /orang
Rp 88.400

5 Pembaca
Rp 170.000 20%
Rp 27.200 /orang
Rp 136.000

Pembelian grup
Pembelian buku digital dilayani oleh penerbit untuk mendapatkan harga khusus.
Hubungi penerbit

Perpustakaan
Buku ini dapat dibeli sebagai koleksi perpustakaan digital. myedisi library

Menurut Smith (1972) pengendalian terhadap OPT terutama serangga pengganggu berdasar pada prinsip-prinsip ekologi, ekonomi dan sosial telah tiba saatnya untuk diterapkan. Dalam entomologi terapan prinsip ini memang bukan merupakan hal yang baru karena sejak lama telah dipraktekkan. Namun demikian kesadaran akan ketergantungan yang berlebihan terhadap penggunaan pestisida dalam usaha tani dan kemungkinan dampak negatif yang ditimbulkannya telah menghidupkan kembali kegairahan tentang penerapan prinsip-prinsip pengendalian yang dapat dipertanggung jawabkan sehingga akan meningkatkan kemungkinan untuk diterima oleh masyarakat dan meningkatkan keberhasilan program pengendalian OPT.

Pendekatan dalam mencari intervensi pengendalian yang dapat dipadukan ke dalam suatu sistem yang harmonis ini memperoleh berbagai nama antara lain Pengendalian Terpadu (Integrated Control) yaitu digunakan untuk mendefinisi gabungan pengendalian yang mengintegrasikan faktor biologi (musuk alami) dan intervensi pengendalian dengan bahan kimiawi (Baetlett, 1956) hal itu selanjutnya memperoleh pengertian yang lebih luas, yang oleh Geier dan Clarck (1961) disebut sebagai usaha pengendalian yang juga bersifat melindungi spesies OPT yang bersangkutan (protective management of noxious species) atau disingkat dengan pengendalian OPT (pest management).

Prinsip yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah mengevaluasi semua tehnik pengendalian yang ada dan mengkonsolidasikan kedalam suatu program tunggal untuk mengendalikan populasi OPT tetap pada tingkat yang tidak dapat menimbulkan kerugian ekonomi dan membatasi pengaruh samping terhadap lingkungan yang tidak dikehendaki (National Agriculture Science, 1961).

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Ir Sartono Joko Santosa, MP
Editor: Yudhistiro Pandu Widhoyoko

Penerbit: Unisri Press
ISBN: 9786235859897
Terbit: April 2024 , 243 Halaman

BUKU SERUPA













Ikhtisar

Menurut Smith (1972) pengendalian terhadap OPT terutama serangga pengganggu berdasar pada prinsip-prinsip ekologi, ekonomi dan sosial telah tiba saatnya untuk diterapkan. Dalam entomologi terapan prinsip ini memang bukan merupakan hal yang baru karena sejak lama telah dipraktekkan. Namun demikian kesadaran akan ketergantungan yang berlebihan terhadap penggunaan pestisida dalam usaha tani dan kemungkinan dampak negatif yang ditimbulkannya telah menghidupkan kembali kegairahan tentang penerapan prinsip-prinsip pengendalian yang dapat dipertanggung jawabkan sehingga akan meningkatkan kemungkinan untuk diterima oleh masyarakat dan meningkatkan keberhasilan program pengendalian OPT.

Pendekatan dalam mencari intervensi pengendalian yang dapat dipadukan ke dalam suatu sistem yang harmonis ini memperoleh berbagai nama antara lain Pengendalian Terpadu (Integrated Control) yaitu digunakan untuk mendefinisi gabungan pengendalian yang mengintegrasikan faktor biologi (musuk alami) dan intervensi pengendalian dengan bahan kimiawi (Baetlett, 1956) hal itu selanjutnya memperoleh pengertian yang lebih luas, yang oleh Geier dan Clarck (1961) disebut sebagai usaha pengendalian yang juga bersifat melindungi spesies OPT yang bersangkutan (protective management of noxious species) atau disingkat dengan pengendalian OPT (pest management).

Prinsip yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah mengevaluasi semua tehnik pengendalian yang ada dan mengkonsolidasikan kedalam suatu program tunggal untuk mengendalikan populasi OPT tetap pada tingkat yang tidak dapat menimbulkan kerugian ekonomi dan membatasi pengaruh samping terhadap lingkungan yang tidak dikehendaki (National Agriculture Science, 1961).

Pendahuluan / Prolog

Kata Pengantar
Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, atas tersusunnya Buku PENGELOLAAN HAMA PENYAKIT TANAMAN (PHPT). Buku ini merupakan rangkuman berbagai kepustakaan yang berhubungan dengan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman.

Pembuatan buku ini bertujuan secara umum untuk memberikan suatu referensi atau pegangan kepada masyarakat pemerhati dan pelaku pertanian dan secara khusus disusun untuk membantu para mahasiswa, dosen, dan peneliti di bidang Agroteknologi, Penulis menyadari Buku ini jauh dari sempurna, karena seperti pepatah mengatakan ; “Tidak Ada Gading yang Tidak Retak”. Berkaitan dengan hal tersebut, penulis mengharapkan saran dan kritik yang bermanfaat untuk kesempurnaan Buku ini dari semua pihak.

Penulis berharap Buku ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.

Penulis

Ir Sartono Joko Santosa, MP - Y. Sartono Joko Santosa lahir di Surakarta, 4 Mei 1961. Lulusan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta, kemudian melanjutkan Program Pasca Sarjana Program Studi Agronomi konsentrasi Perlindungan Tanaman di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Menjadi Dosen di Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi Surakara sejak Maret 1988 sebagai pengampu mata kuliah utama Mikrobiologi, Dasar dasar Perlindungan Tanaman dan Pengelolaan Hama Penyakit Tanaman. Telah menulis 5 buah buku yang diterbitkan oleh PT Citra Aji Parama dengan judul Hama dan Penyakit Tanaman Pangan, Hama dan Penyakit Tanaman Sayuran, Hama dan Penyakit Tanaman Buah buahan, Hama dan Penyakit Tanaman Perkebunan, Hama dan Penyakit Tanaman Hias. Pernah menduduki jabatan struktural sebagai Pembantu Dekan 1 dan Wakil dekan 2 periode. Saat ini tinggal di Pajajaran Utara I/17 Sumber Surakarta bersama istri dan 3 orang anak. Penulis dapat dihubungi di Hp/wa 081548322649 atau email sartonojs@gmail.com

Editor

Yudhistiro Pandu Widhoyoko - Yudhistiro Pandu Widhoyoko, S.S., M.Pd. Pria menyenangkan ini suka dengan dunia mengajar. Sekarang Ia bergabung dengan salah satu perguruan tinggi di Kota Surakarta, pada Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Slamet Riyadi. Pria asal Solo, Jawa Tengah ini ditugaskan mengajar materi-materi yang disukainya, seperti Pendidikan, Bahasa, dan Copywriting. Hal ini sesuai dengan kajian ilmu yang digelutinya sejak kuliah, Bahasa dan Pendidikan.

Daftar Isi

Cover
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab 1 Pendahuluan
     A. Istilah PHT
     B. Alasan Penerapan PHT
          1. Kegagalan sistem Pengendalian
          2. Kontaminasi Terhadap Lingkungan.
     C. Pola Perubahan Sistem Perlindungan Tanaman
          1. Tahap Subsisten ( Subsistence phase).
          2. Tahap Eksploitasi (Explotation Phase).
          3. Tahap Krisis (Crisis Phase)
          4. Tahap Bencana (Disaster Phase)
          5. Tahap Pengendalian Terpadu (Integrated Control Phase)
     Rangkuman
     Soal-soal
     Daftar Pustaka
Bab 2 Penerapan PHT
     A. Kunci Penerapan PHT
          1. Pemahaman Ekosistem Pertanian
          2. Perencanaan Ekosistem Pertanian
          3. Rasio Biaya/Keuntungan dan Keuntungan/Risiko
          4. Kerusakan Yang Dapat Ditoleransi
          5. Meninggalkan Residu OPT
          6. Waktu Aplikasi Pestisida
          7. Pengertian dan Penerimaan oleh Masyarakat
     B. Teknik Pengendalian OPT
     C. Peranan Penelitian Dalam Penerapan PHT
     Rangkuman
     Soal-soal
Bab 3 Peranan Sex Pheromone Trap Dalam Pengendalian Ngengat Spodoptera Exigua (HUBN) Pada Tanaman Bawang Merah
     Latar Belakang
     Komoditi Bawang Merah
     Pemasangan Seks Pheromone Trap
     Penutup
     Soal-soal
     Daftar Pustaka
Bab 4 Pengendalian Hama pada Tanaman Padi dengan Musuh Alami (Burung Hantu)
     Latar Belakang
     Karakteristik Burung Hantu- Tyto Alba
     Keistimewaan Tyto Alba
     Upaya Pelestarian Dan Pengembangan Tyto Alba
     Macam Rumah Burung Hantu (RUBUHA)
     Cara Membuat Rumah Burung Hantu (RUBUHA)
     Teknik Pelepasan Burung Hantu
     Pelatihan Teknik Perawatan Burung Hantu
     Soal – soal
     Daftar Pustaka
Bab 5 Pengendali Hama Lalat Buah (Bactrocera Spp.) dengan Insektisida Nabati Berbahan Aktif Metil Eugenol ( C12H24O2)
     Latar Belakang
     Usaha Pengendalian Lalat Buah
     Pestisida Nabati- Pestisida Ramah Lingkungan
     Tanaman Penghasil Metil Eugenol
          Selasih (Ocimum spp. : Labiatae)
          Ocimum tenuiflorum
          Ocimum sanctum
          Ocimum minimum
          Atraktan
          Umpan beracun (Poisonous Bait)
          Perangkap lem (Sticky Trap)
     Soal-soal
     Daftar Pustaka
Bab 6  Pengelolaan Penyakit Berwawasan Lingkungan
     Latar Belakang
     Pengertian Penyakit Tumbuhan
     Perkembangan Konsep Penanganan Penyakit Tumbuhan
     Pengelolaan Penyakit Tumbuhan
     Soal-soal
     Daftar Pustaka
Bab 7 Peran Fitopatologi di era Globalisasi
     Latar Belakang
     Tantangan Mempertahankan Hasil Pertanian Pangan dan Perkebunan
     Patogen Tumbuhan Asing yang Berpotensi sebagai Perusak
     Upaya Perlindungan dan Pelestarian
     Penutup
     Soal-soal
     Daftar Pustaka
Bab 8 Pengendalian Terpadu Penyakit Cacar Daun (Blaster Blight) Pada Tanaman Teh (Camellia sinesis. L)
     Latar Belakang
     Penyakit Cacar Daun (Blaster Blight) atau Dikenal dengan Cacar Daun Teh ( CDT)
     Penutup
     Soal-soal
     Daftar Pustaka