Optimalisasi manufaktur dengan Big Data

Majalah Warta Ekonomi - Edisi 01/XXIX/2019
7 Januari 2019

Majalah Warta Ekonomi - Edisi 01/XXIX/2019

Proses produksi mobil menggunakan bantuan robot. / Foto : ecolodriver.com

Warta Ekonomi
Belum lama ini, McKinsey & Company menerbitkan kajian bertajuk How Big Data Can Improve Manufacturing. Kajian ini memberikan analisis mendalam tentang bagaimana big data dan analitik canggih dapat merampingkan proses produksi di perusahaan manufaktur. Selain itu, kajian ini juga menyoroti bagaimana industri manufaktur memanfaatkan analitik canggih untuk meningkatkan hasil dan memangkas biaya.

Pemanfaatan big data di era industri 4.0—robotik dan automasi—memberi dampak perbaikan kinerja perusahaan. McKinsey melaporkan pemakaian analitik digital mendorong peningkatan produksi hingga 20%. Kenapa hal itu bisa terjadi? Proses kerja berjalan lebih cepat sehingga bisa melakukan lebih banyak lagi dalam waktu yang relatif singkat. Efisiensi yang lebih tinggi membuat kebutuhan SDM semakin kecil dengan tingkat efektifitas lebih besar.

Selain itu, lebih memahami kinerja pabrik lebih baik dari berbagai dimensi. Lebih cepat dalam memberi layanan ke konsumen. Bisa mengetahui kondisi pabrik secara real time dan mendapatkan pemberitahuan (alert) lebih dini akan situasi kondisi tersebut. “Pemanfaatan big data dan analitik digital memungkinkan prediktabilitas atau peramalan lebih akurat sehingga membantu perusahaan dalam membuat kebijkan yang responsif & agile,” ujar McKinsey dalam ulasannya.

Contoh riil di industri biofarmasi. Perusahaan biofarmasi menerapkan berbagai bentuk analisis data statistik untuk menentukan keterkaitan di antara banyak parameter proses (hulu-hilir) dan dampaknya terhadap produksi vaksin, misalnya. Hasilnya? Produksi vaksin melonjak lebih dari 50%. Nilai penghematan yang diperoleh perusahaan mencapai antara US$5 juta-US$10 juta per tahun.

Majalah Warta Ekonomi dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI