Simple chic scandinavian style

Majalah Womens Obsession - Edisi 05/2018
21 Mei 2018

Majalah Womens Obsession - Edisi 05/2018

Gaya maksimal dengan perabot minimal adalah kunci dari desain interior Skandinavia.

Womens Obsession
Sebagian besar dari kita, baik perancang interior, pencinta desain, maupun pehobi yang gemar menata rumah pasti pernah mendengar tentang gaya Skandinavia. Sebagian bahkan mungkin masih bertanya-tanya tentang apa sebenarnya istilah ini mengacu. Ada beberapa ciri khas dalam gaya tren ini. Dinding putih, lantai kayu dan perabotan modern terangkai ini menjadi satu gaya desain interior dengan banyak cerita.

Desain Skandinavia menjadi salah satu gaya interior terkemuka di dunia pada awal abad ke-21, meskipun dimulai pada akhir abad ke-19. Skandinavia di dalam konteks ini merupakan negara-negara Eropa Utara, seperti Denmark, Swedia, Finlandia, dan Norwegia. Desainnya terdeskripsi sebagai rancangan minimalis yang clean, memiliki unsur kesederhanaan (simplicity) dan terinspirasi alam.

Furniturnya dibuat multifungsi dan sederhana, agar tidak banyak menghabiskan material. Selain itu, inovasi pun harus terus dilakukan, agar sumber daya dapat dimanfaatkan secara maksimal, sekaligus dapat menghemat biaya.

Dekorasi rumah ala Skandinavia mulai diadaptasi negaranegara lain di dunia setelah digelarnya pameran desain populer di kota Milan Italia edisi tahun 1947 Triennale Milano. Berbagai mebel, barang pecah belah dan aksesoris rumah dari negara-negara Eropa Utara menjadi tren di acara tersebut.

Memanfaatkan popularitas ini, Scandinavian style menunjukkan eksistensinya di seluruh kawasan Amerika Serikat dan Kanada hingga tahun 1957. Daya tarik gagasan desain ini kian diterima dan bertumbuh subur. Tak butuh waktu lama hingga seluruh dunia mengadopsinya, karena cocok digunakan di berbagai iklim.

Majalah Womens Obsession dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI