Mudah lelah? Cobalah saripati ayam

Majalah Womens Obsession - Edisi 07/2018
27 Juli 2018

Majalah Womens Obsession - Edisi 07/2018

Carnosine mempunyai sifat meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi, dan mencegah kerusakan sel akibat amiloid beta. Senyawa ini ditemukan pada otak pasien penyakit Alzheimer. / Foto : Istimewa

Womens Obsession
Apakah Anda sering menguap di siang hari? Atau merasa tubuh tidak fit setelah bangun tidur? Bisa jadi itu pertanda mengalami kelelahan yang cukup akut. Ada perbedaan dari sekadar merasa lelah sehabis bekerja atau olahraga dibandingkan rasa tak bertenaga yang dialami sepanjang hari. Memang, tuntutan pekerjaan kerap membuat keletihan jadi hal yang terkadang tidak bisa dihindari.

Misalnya, kita bangun lebih pagi, karena harus menghadapi macet, meeting di luar kantor, hingga bekerja lembur. Kelelahan tidak cukup hanya diatasi dengan tidur. Dibutuhkan suplemen makanan tambahan untuk mengembalikan stamina tubuh, seperti minum saripati ayam yang kaya protein, anserine, dan carnosine. Kandungan tersebut baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat metabolisme, agar tubuh tidak mudah lelah.

Pada sebuah penelitian yang dilansir National Center for Biotechnology Information, mengonsumsi saripati ayam secara rutin setiap hari bisa membantu memulihkan kelelahan dengan cepat. Penelitian ini dilakukan kepada 20 orang pegawai laki-laki yang setiap hari menghabiskan banyak waktu di depan komputer. Setelah empat minggu mengonsumsi secara rutin, mereka yang awalnya mudah lelah menjadi jauh lebih bertenaga.

Diyakini mengonsumsi saripati ayam, otak kita dapat lebih 'encer', daya pikir semakin cepat, ataupun meningkatkan volume daya ingat. Azhar Md. Zain & Syed Mohsin Syed Sahil Jamalulail dari Universiti Putra Malaysia meneliti saripati ayam terbukti berpengaruh positif menghalau stres. Semua manfaat itu berkat kandungan asam amino alami dan carnosine dari saripati ayam.

Carnosine mempunyai sifat meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi, dan mencegah kerusakan sel akibat amiloid beta. Senyawa terakhir ini ditemukan pada otak pasien penyakit Alzheimer. Dalam mengonsumsinya tidak ada patokan umur dan sebaiknya dilakukan di pagi hari. Jika diminum malam hari, justru membuat kondisi sulit tidur akibat peningkatan rangsangan pada saraf-saraf otak.

Majalah Womens Obsession dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI