Mufidah Yusuf Kalla, kukuhkan kekayaan Indonesia berdaya asing

Majalah Womens Obsession - Edisi 54
13 Agustus 2019

Majalah Womens Obsession - Edisi 54

Mufidah Yusuf Kalla

Womens Obsession
Usia lanjut bukan halangan untuk jadi produktif, contoh nyatanya adalah Mufidah Yusuf Kalla. Perempuan kelahiran Sibolga yang mendampingi Wakil Presiden RI ini masih terus aktif sampai kini. Semangatnya memajukan Indonesia bahkan terus membara tak kalah dengan generasi yang lebih muda.

Tak ada kata berdiam diri dalam kamusnya. Menjadi perempuan karier pun bukan sesuatu yang asing bagi ibu lima anak ini. Sambil berkuliah dulu dia bekerja sebagai teller di bank. Ketekunannya mendorong perkembangan karier hingga menempati posisi Wakil Pimpinan Bank BNI 1946 di Makassar.

Setelah menikah dengan Jusuf Kalla, dia diminta untuk mengepalai Bagian Keuangan NV Hadji Kalla Trading Company Kemampuannya mengorganisasi banyak membantu ketika perempuan bersahaja ini harus mendampingi sang suami yang terpilih menjadi wakil presiden RI, baik pada 2004 ataupun pada 2014.

Begitu pula ketika diserahi tanggung jawab menjadi ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan seni kerajinan di Indonesia. Badan ini didirikan dengan tujuan untuk menggali, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya bangsa serta membina penemuan dan penggunaan teknologi baru.

Dekranas yang berada di tingkat pusat terdiri dari Dekranasda Provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Tiap Dekranasda dipimpin oleh istri gubernur tiap provinsi. Pada hari ulang tahun ke-39 yang jatuh pada bulan Maret silam, Dekranas makin menunjukkan eksistensi.

Program membina dan mengembangkan industri kerajinan di tanah air pun semakin gencar dilakukan. Dekranas dan Dekranasda diharapkan dapat bermitra bersama instansi pusat, daerah, serta lembaga terkait lainnya, seperti Perbankan, perusahaan BUMN dan swasta melalui program CSR.

Majalah Womens Obsession dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI