Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Agroforestry

Agroforestry: SMK Kelas XII - Semester 5 - Kurikulum 2013

Agroforestry

Agroforestri dalam bahasa Indonesia disebut sebagai wanatani. Dengan demikian sisem agroforestri adalah sistem wanatani. Wanatani adalah suatu bentuk pengelolaan sumberdaya yang memadukan kegiatan pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek, seperti tanaman pertanian. Model-model wanatani bervariasi mulai dari wanatani sederhana berupa kombinasi penanaman sejenis pohon dengan satu-dua jenis komoditas pertanian, hingga ke wanatani kompleks yang memadukan pengelolaan banyak spesies pohon dengan aneka jenis tanaman pertanian, dan bahkan juga dengan ternak atau perikanan.

Agroforestri merupakan suatu istilah baru dari praktek- praktek pemanfaatan lahan tradisional (wanatani) yang memiliki unsur-unsur: 1. Penggunaan lahan atau sistem penggunaan lahan oleh manusia 2. Penerapan teknologi. 3. Komponen tanaman semusim, tanaman keras dan/atau ternak atau hewan. 4. Waktu bisa bersamaan atau bergiliran dalam suatu periode tertentu. 5. Ada interaksi ekologi, sosial, ekonomi. Penyebarluasan agroforestri diharapkan bermanfaat selain untuk mencegah perluasan tanah terdegradasi, melestarikan sumber daya hutan, dan meningkatkan mutu pertanian serta menyempurnakan intensifikasi dan diversifikasi kehutanan.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Tim BSE

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Terbit: Desember 2013, 233 Halaman

Ikhtisar

Agroforestri dalam bahasa Indonesia disebut sebagai wanatani. Dengan demikian sisem agroforestri adalah sistem wanatani. Wanatani adalah suatu bentuk pengelolaan sumberdaya yang memadukan kegiatan pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek, seperti tanaman pertanian. Model-model wanatani bervariasi mulai dari wanatani sederhana berupa kombinasi penanaman sejenis pohon dengan satu-dua jenis komoditas pertanian, hingga ke wanatani kompleks yang memadukan pengelolaan banyak spesies pohon dengan aneka jenis tanaman pertanian, dan bahkan juga dengan ternak atau perikanan.

Agroforestri merupakan suatu istilah baru dari praktek- praktek pemanfaatan lahan tradisional (wanatani) yang memiliki unsur-unsur: 1. Penggunaan lahan atau sistem penggunaan lahan oleh manusia 2. Penerapan teknologi. 3. Komponen tanaman semusim, tanaman keras dan/atau ternak atau hewan. 4. Waktu bisa bersamaan atau bergiliran dalam suatu periode tertentu. 5. Ada interaksi ekologi, sosial, ekonomi. Penyebarluasan agroforestri diharapkan bermanfaat selain untuk mencegah perluasan tanah terdegradasi, melestarikan sumber daya hutan, dan meningkatkan mutu pertanian serta menyempurnakan intensifikasi dan diversifikasi kehutanan.

Pendahuluan / Prolog

Kata pengantar
Konversi hutan alam menjadi lahan pertanian menimbulkan banyak masalah, misalnya penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir, kekeringan dan bahkan perubahan lingkungan. Secara global, masalah ini semakin berat sejalan dengan meningkatnya luas hutan yang dikonversi menjadi lahan usaha lain. Peristiwa ini dipicu oleh upaya pemenuhan kebutuhan terutama pangan baik secara global yang diakibatkan oleh peningkatan jumlah penduduk.

Di tengah perkembangan itu lahirlah agroforestri, suatu cabang ilmu pengetahuan baru di bidang pertanian dan kehutanan yang mencoba menggabungkan unsur tanaman dan pepohonan. Ilmu ini mencoba mengenali dan mengembangkan sistem-sistem agroforestri yang telah dipraktekkan oleh petani sejak berabad-abad yang lalu. Agroforestri dalam bahasa Indonesia disebut sebagai wanatani. Dengan demikian sisem agroforestri adalah sistem wanatani.

Wanatani adalah suatu bentuk pengelolaan sumberdaya yang memadukan kegiatan pengelolaan hutan atau pohon kayu-kayuan dengan penanaman komoditas atau tanaman jangka pendek, seperti tanaman pertanian. Model-model wanatani bervariasi mulai dari wanatani sederhana berupa kombinasi penanaman sejenis pohon dengan satu-dua jenis komoditas pertanian, hingga ke wanatani kompleks yang memadukan pengelolaan banyak spesies pohon dengan aneka jenis tanaman pertanian, dan bahkan juga dengan ternak atau perikanan.

Agroforestri merupakan suatu istilah baru dari praktek- praktek pemanfaatan lahan tradisional (wanatani) yang memiliki unsur-unsur: 1. Penggunaan lahan atau sistem penggunaan lahan oleh manusia. 2. Penerapan teknologi. 3. Komponen tanaman semusim, tanaman keras dan/atau ternak atau hewan. 4. Waktu bisa bersamaan atau bergiliran dalam suatu periode tertentu. 5. Ada interaksi ekologi, sosial, ekonomi.

Penyebarluasan agroforestri diharapkan bermanfaat selain untuk mencegah perluasan tanah terdegradasi, melestarikan sumber daya hutan, dan meningkatkan mutu pertanian serta menyempurnakan intensifikasi dan diversifikasi kehutanan.

Daftar Isi

Cover
Halaman francis
Kata pengantar
Daftar isi
Daftar gambar
Daftar tabel
Peta kedudukan bahan ajar
Glosarium
Bab 1 : Pendahuluan
     A. Deskripsi
     B. Prasyarat
     C. Petunjuk penggunaan buku
     D. Tujuan Akhir
     E. Kompetensi inti dan kompetensi dasar
     F. Cek kemampuan awal
Bab 2 : Pembelajaran
     Kegiatan Pembelajaran 1 ( KD1 – 136 JP ) Menerapkan klasifikasi sistem agroforestri
Melakukan klasifikasi sistem agroforestri
          A. Deskripsi
          B. Kegiatan belajar
          C. Penilaian
Bab 3 : Penutup
Daftar pustaka