Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Buku Guru Bahasa Indonesia

Buku Guru Bahasa Indonesia : SMP/MTs Kelas VII - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2017

Buku Guru Bahasa Indonesia

Pengembangan kurikulum, termasuk Bahasa Indonesia, merupakan konsekuensi logis dari perkembangan kehidupan dan perkembangan pengetahuan tentang bahasa dan bagaimana cara berbahasa yang terwujud dalam teori belajar bahasa terkini. Perkembangan teori belajar bahasa berkontribusi terhadap pemahaman tentang hakikat bahasa, hakikat bagaimana manusia belajar dan hakikat komunikasi interkultural, dan sekaligus tentang manusia itu sendiri yang kesemuanya ini saling berkaitan dengan saling berdampak satu sama lain. Pemahaman hal ini dimaksudkan untuk peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia secara berkesinambungan.

Kurikulum Bahasa Indonesia secara ajeg dikembangkan mengikuti perkembangan teori tentang bahasa dan teori belajar bahasa yang sekaligus menjawab tantangan kebutuhan zaman. Hal ini dimulai sejak 1984 hingga sekarang Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis kompetensi dengan “outcomes-based curriculum”. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum diarahkan pada pencapaian kompetensi yang dirumuskan dari SKL. Demikian pula penilaian hasil belajar dan hasil kurikulum diukur dari pencapaian kompetensi. Keberhasilan kurikulum diartikan sebagai pencapaian kompetensi yang dirancang dalam dokumen kurikulum oleh seluruh peserta didik.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Titik Harsiati / Agus Trianto / E. Kosasih, Dr. M.Pd.
Editor: Neneng Kadariyah, S.S.

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9786022829720
Terbit: Januari 2017, 153 Halaman

Ikhtisar

Pengembangan kurikulum, termasuk Bahasa Indonesia, merupakan konsekuensi logis dari perkembangan kehidupan dan perkembangan pengetahuan tentang bahasa dan bagaimana cara berbahasa yang terwujud dalam teori belajar bahasa terkini. Perkembangan teori belajar bahasa berkontribusi terhadap pemahaman tentang hakikat bahasa, hakikat bagaimana manusia belajar dan hakikat komunikasi interkultural, dan sekaligus tentang manusia itu sendiri yang kesemuanya ini saling berkaitan dengan saling berdampak satu sama lain. Pemahaman hal ini dimaksudkan untuk peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia secara berkesinambungan.

Kurikulum Bahasa Indonesia secara ajeg dikembangkan mengikuti perkembangan teori tentang bahasa dan teori belajar bahasa yang sekaligus menjawab tantangan kebutuhan zaman. Hal ini dimulai sejak 1984 hingga sekarang Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum berbasis kompetensi dengan “outcomes-based curriculum”. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum diarahkan pada pencapaian kompetensi yang dirumuskan dari SKL. Demikian pula penilaian hasil belajar dan hasil kurikulum diukur dari pencapaian kompetensi. Keberhasilan kurikulum diartikan sebagai pencapaian kompetensi yang dirancang dalam dokumen kurikulum oleh seluruh peserta didik.

Pendahuluan / Prolog

Kata pengantar
Buku teks mata pelajaran Bahasa Indonesia ditulis dengan tujuan agar para siswa memiliki kompetensi berbahasa Indonesia untuk berbagai fungsi komunikasi dalam berbagai kegiatan sosial. Kegiatan yang dirancang dalam buku diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan kompetensi berbahasa, kognisi, kepribadian, dan emosi siswa. Selain itu, pembelajaran Bahasa Indonesia diharapkan dapat menumbuhkan minat baca dan minat menulis.

Sehubungan dengan tujuan-tujuan tersebut, pembelajaran Bahasa Indonesia dikembangkan berdasarkan pendekatan komunikatif, pendekatan berbasis teks, pendekatan CLIL (content language integrated learning), pendekatan pendidikan karakter, dan pendekatan literasi. Content Language Integrated Learning menonjolkan empat unsur penting sebagai penajaman pengertian kompetensi berbahasa, yaitu isi (content), bahasa/komunikasi (communication), kognisi (cognition), dan budaya (culture).

Buku Guru ini hadir sebagai panduan penting dalam melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Buku Guru berisi petunjuk umum dan petunjuk khusus membelajarkan Bahasa Indonesia dengan media Buku Siswa. Petunjuk umum berisi penjelasan karakteristik pembelajaran Bahasa Indonesia, karakteristik organisasi kompetensi dasar pembelajaran Bahasa Indonesia, karakteristik penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

Petunjuk khusus pada tiap bab berisi contoh pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan media buku siswa. Pada setiap bab terdapat contoh indikator, contoh materi, contoh tema yang bisa digunakan sebagai bahan pengembangan materi, contoh pengalokasian waktu pada stiap bab, contoh langkah pelaksanaan kegiatan pembelajaran, dan contoh rubrik penilaian autentik. Karena bersifat contoh, guru sangat diharapkan untuk bisa memvariasikan dan menyesuaikan isi Buku Guru dengan konteks daerah, konteks waktu, konteks budaya lokal, dan konteks karakteristik sekolah.

Penilaian pengetahuan belum banyak diberikan pada Buku Guru dan guru diharapkan dapat menyusun penilaian pengetahuan yang sesuai. Buku Guru ini penting dibaca oleh guru yang akan membelajarkan Bahasa Indonesia, terutama kelas VII. Buku Guru ini berfungsi memandu guru dalam menggunakan Buku Siswa untuk mencapai hasil secara maksimal. Pemahaman Buku Guru dan Buku Siswa secara terintegrasi merupakan sebuah keharusan untuk mencapai hasil secara gemilang.

Materi dalam buku siswa dan perencanaan pembelajaran dalam Buku Guru hanyalah contoh dan sangat terbuka untuk divariasikan sesuai konteks. Semoga Buku Guru bermanfaat bagi semua guru Bahasa Indonesia yang akan melukis masa depan bangsa. Para pelukis masa depan... Selamat berkarya!

Penulis

Daftar Isi

Sampul
Kata pengantar
Daftar isi
Petunjuk umum
     A.Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
     B. Karakteristik Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
     C. Pendekatan Pembelajaran Bahasa Indonesia
     D. Tahapan Pembelajaran Bahasa Indonesia
     E. Asesmen Autentik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
Bab 1 : Belajar mendeskripsikan
     1) Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     2) Indikator
     3) Pemilihan Tema
     4) Aspek Kebahasaan yang Dilatihkan
     5) Materi
     6) Sikap yang ditumbuhkan
Bab 2 : Memahami dan mencipta cerita fantasi
     1) Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     2) Indikator
     3) Pemilihan Tema
     4) Aspek Kebahasaan dan Aspek Kesastraan yang Dilatihkan
     5) Materi
Bab 3 : Mewariskan budaya melalui teks prosedur
     1) Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     2) Indikator
     3) Pemilihan Tema
     4) Aspek Kebahasaan yang Dilatihkan
     5) Materi
Bab 4 : Menyibak ilmu dalam teks hasil observasi
     1) Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     2) Indikator
     3) Pemilihan Tema
     4) Aspek kebahasaan yang dilatihkan
     5) Materi
Bab 5 : Mewarisi nilai luhur dan mengkreasikan puisi rakyat
     1) Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     2) Indikator
     3) Pemilihan Tema
     4) Aspek kebahasaan yang dilatihkan
     5) Materi
Bab 6 : Mengapresiasi dan mengkreasikan fabel
     1) Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     2) Indikator
     3) Pemilihan Tema
     4) Aspek sikap yang ditumbuhkan
     5) Aspek kebahasaan yang dilatihkan
Bab 7 : Berkorespondensi dengan surat pribadi dan surat dinas
     1) Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     2) Indikator
     3) Pemilihan Tema
     4) Aspek kebahasaan yang dilatihkan
     5) Materi
Bab 8 : Menjadi pembaca efektif
     1) Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     2) Indikator
Daftar pustaka
Profil penulis