Bertanam di lahan sempit

Majalah Idea - Edisi 185
26 September 2018

Majalah Idea - Edisi 185

Taman vertikal berukuran besar bisa menggunakan jenis tanaman berdaun panjang seperti di taman ini untuk tampilan yang lebih rimbun. Pastikan taman vertikal mendapat sinar matahari yang cukup. / Foto : DOK. OKE GARDEN

Idea
Taman vertikal tentu sudah dikenal sebagai solusi buat Anda yang ingin memiliki taman di lahan sempit. Beragam ide desain taman vertikal semakin berkembang, mulai dari pilihan jenis tanaman hingga media tanam serta sistem pengairan taman. Namun masih banyak pemilik rumah ragu untuk membuat taman jenis ini karena risiko tanaman mati hingga soal bujet yang dibutuhkan.

Nah, buat Anda yang berencana membuat taman vertikal, ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan. Pertama soal lingkungan tempat tinggal Anda. Hadid Fathul Alam dari Oke Garden—penyedia jasa pembuatan taman—mengatakan tanaman untuk taman vertikal perlu disesuaikan dengan lingkungan rumah. Untuk lingkungan panas, philodendron centong, wali songo atau Schefflera sp, atau miana, bisa dipilih.

Sementara bila lingkungannya lebih sejuk, jenis tanaman yang dipilih bisa lebih beragam, seperti song of india, sirih gading, lili paris, kadaka, pakis, dracaena, dan keluarga bromelia. Setelah mengetahui tanaman apa yang cocok, barulah lakukan pemilahan dengan mempertimbangkan desain taman vertikal yang diinginkan.

“Biasanya kami kembali ke pendekatan morfologi tanaman, misal warna dan bentuk daun,” kata Hadid. Berikutnya adalah pilihan media tanam. Pilihan media tanam sebaiknya disesuaikan dengan letak taman. Untuk taman vertikal yang terkena matahari langsung bisa menggunakan campuran sekam, tanah, dan daun bambu kering. Hadid menambahkan, untuk taman vertikal yang lebih bersih dan bisa digunakan dalam ruang, bisa menggunakan material pengganti tanah, yakni rockwool.

Majalah Idea dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI