Tampilkan di aplikasi

Buku Media Sains Indonesia hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.

Manajemen Bencana Dalam Keperawatan

1 Pembaca
Rp 97.000 33%
Rp 65.000

Patungan hingga 5 orang pembaca
Hemat beli buku bersama 2 atau dengan 4 teman lainnya. Pelajari pembelian patungan disini

3 Pembaca
Rp 195.000 13%
Rp 56.333 /orang
Rp 169.000

5 Pembaca
Rp 325.000 20%
Rp 52.000 /orang
Rp 260.000

Pembelian grup
Pembelian buku digital dilayani oleh penerbit untuk mendapatkan harga khusus.
Hubungi

Perpustakaan digital
Buku ini dapat dibeli sebagai koleksi perpustakaan digital. Perpustakaan

Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana dan dikatakan Indonesia termasuk dalam 35 negara berisiko tinggi mengalami bencana baik bencana alam dan non alam, karena Indonesia terletak di antara tiga lempeng yakni Lempeng Eurasia, Lempeng pasifik dan Lempeng Indo-Australia, Indonesia juga terdiri dari deretan gunung Merapi (ring of fire), dapat terjadi bencana banjir dan tanah longsor serta negara Indonesia terdiri dari beragam suku, ras dan agama, dalam hal penanganan bencana /manajemen bencana diperlukan Kerjasama dan kolaborasi berbagai pihak agar dapat meminimalisir dampak dari bencana tersebut dan bangki dari kondisi bencana. Manajemen bencana terdiri dari tiga fase antara lain: Pra bencana, Saat Bencana dan Pasca Bencana, setiap tahapan bencana diperlukan penanganan dan tindakan yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Perawat merupakan salah satu tim dalam penanganan kebencanaan, yang akan berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya, tim BPBD, BNPB, Tim Keamanan, pemerintah, dan berbagai pihak yang terkait, dalam melaksanakan tugas dan perannya ada berbagai hal yang perlu diperhatikan oleh perawat, antara lain bagaimana melaksanakan pra bencana antara lain : proses mitigasi, bagaimana pelaksanaan table top disaster, bagaimana kebijakan terkait manajemen bencana, pada saat bencana antara lain : melakukan tindakan dan teknik komunikasi dan koordinasi, tindakan pertolongan pertama, tindakan triage atau penggolongan korban berdasarkan tingkat urgensi kondisi korban, dan pasca bencana : dampak fisik dan psikis korban bencana, hal tersebut akan dibahas tuntas pada buku ini. Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana dan dikatakan Indonesia termasuk dalam 35 negara berisiko tinggi mengalami bencana baik bencana alam dan non alam, karena Indonesia terletak di antara tiga lempeng yakni Lempeng Eurasia, Lempeng pasifik dan Lempeng Indo-Australia, Indonesia juga terdiri dari deretan gunung Merapi (ring of fire), dapat terjadi bencana banjir dan tanah longsor serta negara Indonesia terdiri dari beragam suku, ras dan agama, dalam hal penanganan bencana /manajemen bencana diperlukan Kerjasama dan kolaborasi berbagai pihak agar dapat meminimalisir dampak dari bencana tersebut dan bangki dari kondisi bencana. Manajemen bencana terdiri dari tiga fase antara lain: Pra bencana, Saat Bencana dan Pasca Bencana, setiap tahapan bencana diperlukan penanganan dan tindakan yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Perawat merupakan salah satu tim dalam penanganan kebencanaan, yang akan berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya, tim BPBD, BNPB, Tim Keamanan, pemerintah, dan berbagai pihak yang terkait, dalam melaksanakan tugas dan perannya ada berbagai hal yang perlu diperhatikan oleh perawat, antara lain bagaimana melaksanakan pra bencana antara lain : proses mitigasi, bagaimana pelaksanaan table top disaster, bagaimana kebijakan terkait manajemen bencana, pada saat bencana antara lain : melakukan tindakan dan teknik komunikasi dan koordinasi, tindakan pertolongan pertama, tindakan triage atau penggolongan korban berdasarkan tingkat urgensi kondisi korban, dan pasca bencana : dampak fisik dan psikis korban bencana, hal tersebut akan dibahas tuntas pada buku ini.

Ikhtisar Lengkap   

Penulis: Made Martini / Putra Agina Widyaswara Suwaryo / Yuliani Pitang / Ni Komang Sukraandini / Ida Ayu Agung Laksmi / A.A Istri Dalem Hana Yundari / Maria Imaculata Ose / I Kadek Artawan / Ode Irman / Agus Ari Pratama
Editor: I Wayan Antariksawan

Penerbit: Media Sains Indonesia
ISBN: 9786233620475
Terbit: Agustus 2021 , 183 Halaman

BUKU SERUPA













Ikhtisar

Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana dan dikatakan Indonesia termasuk dalam 35 negara berisiko tinggi mengalami bencana baik bencana alam dan non alam, karena Indonesia terletak di antara tiga lempeng yakni Lempeng Eurasia, Lempeng pasifik dan Lempeng Indo-Australia, Indonesia juga terdiri dari deretan gunung Merapi (ring of fire), dapat terjadi bencana banjir dan tanah longsor serta negara Indonesia terdiri dari beragam suku, ras dan agama, dalam hal penanganan bencana /manajemen bencana diperlukan Kerjasama dan kolaborasi berbagai pihak agar dapat meminimalisir dampak dari bencana tersebut dan bangki dari kondisi bencana. Manajemen bencana terdiri dari tiga fase antara lain: Pra bencana, Saat Bencana dan Pasca Bencana, setiap tahapan bencana diperlukan penanganan dan tindakan yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Perawat merupakan salah satu tim dalam penanganan kebencanaan, yang akan berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya, tim BPBD, BNPB, Tim Keamanan, pemerintah, dan berbagai pihak yang terkait, dalam melaksanakan tugas dan perannya ada berbagai hal yang perlu diperhatikan oleh perawat, antara lain bagaimana melaksanakan pra bencana antara lain : proses mitigasi, bagaimana pelaksanaan table top disaster, bagaimana kebijakan terkait manajemen bencana, pada saat bencana antara lain : melakukan tindakan dan teknik komunikasi dan koordinasi, tindakan pertolongan pertama, tindakan triage atau penggolongan korban berdasarkan tingkat urgensi kondisi korban, dan pasca bencana : dampak fisik dan psikis korban bencana, hal tersebut akan dibahas tuntas pada buku ini. Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana dan dikatakan Indonesia termasuk dalam 35 negara berisiko tinggi mengalami bencana baik bencana alam dan non alam, karena Indonesia terletak di antara tiga lempeng yakni Lempeng Eurasia, Lempeng pasifik dan Lempeng Indo-Australia, Indonesia juga terdiri dari deretan gunung Merapi (ring of fire), dapat terjadi bencana banjir dan tanah longsor serta negara Indonesia terdiri dari beragam suku, ras dan agama, dalam hal penanganan bencana /manajemen bencana diperlukan Kerjasama dan kolaborasi berbagai pihak agar dapat meminimalisir dampak dari bencana tersebut dan bangki dari kondisi bencana. Manajemen bencana terdiri dari tiga fase antara lain: Pra bencana, Saat Bencana dan Pasca Bencana, setiap tahapan bencana diperlukan penanganan dan tindakan yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Perawat merupakan salah satu tim dalam penanganan kebencanaan, yang akan berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya, tim BPBD, BNPB, Tim Keamanan, pemerintah, dan berbagai pihak yang terkait, dalam melaksanakan tugas dan perannya ada berbagai hal yang perlu diperhatikan oleh perawat, antara lain bagaimana melaksanakan pra bencana antara lain : proses mitigasi, bagaimana pelaksanaan table top disaster, bagaimana kebijakan terkait manajemen bencana, pada saat bencana antara lain : melakukan tindakan dan teknik komunikasi dan koordinasi, tindakan pertolongan pertama, tindakan triage atau penggolongan korban berdasarkan tingkat urgensi kondisi korban, dan pasca bencana : dampak fisik dan psikis korban bencana, hal tersebut akan dibahas tuntas pada buku ini.

Pendahuluan / Prolog

Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya sehingga buku kolaborasi dalam bentuk book chapter dapat dipublikasikan dan dapat sampai di hadapan pembaca.

Book chapter ini disusun oleh sejumlah dosen dan praktisi sesuai dengan kepakarannya masing-masing. Buku ini diharapkan dapat hadir memberi kontribusi positif dalam ilmu pengetahuan khususnya terkait dengan “Manajemen Bencana Dalam Keperawatan”, buku ini memberikan nuansa berbeda yang saling menyempurnakan dari setiap pembahasannya, bukan hanya dari segi konsep yang tertuang dengan detail, melainkan contoh aplikasi yang sesuai dan mudah dipahami dan dilengkapi dengan contoh soal terkait manajemen bencana dalam keperawatan.

Sistematika buku ini dengan judul “Manajemen Bencana Dalam Keperawatan” mengacu pada konsep dan pembahasan hal yang terkait. Buku ini terdiri atas 10 bab yang dijelaskan secara rinci dalam pembahasan mengenai konsep pertolongan pertama (first aid) pada korban bencana, konsep manajemen bencana dalam keperawatan, kebijakan nasional dan regional terkait manajemen bencana, sistem triage, peran perawat dalam manajemen bencana, Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), komunikasi efektif dalam situasi bencana, tatalaksana manajemen bencana pada kelompok khusus, table top disaster, dampak psikologis dalam bencan.

Kami menyadari bahwa tulisan ini jauh dari kesempurnaan dan masih terdapat banyak kekurangan, sejatinya kesempurnaan itu hanya milik Yang Kuasa. Oleh sebab itu, kami tentu menerima masukan dan saran dari pembaca demi penyempurnaan lebih lanjut.ii Akhirnya kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah mendukung dalam proses penyusunan dan penerbitan buku ini, secara khusus kepada Penerbit Media Sains Indonesia sebagai inisiator book chapter ini. Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Penulis

Made Martini - Ketertarikan editor terhadap ilmu keperawatan dimulai pada tahun 2001 silam. Hal tersebut membuat editor memilih untuk masuk ke Akademi Keperawatan Bali Denpasar berhasil lulus pada tahun 2004, kemudian editor bekerja di IGD RS Bhakti Rahayu Denpasar, melanjutkan Pendidikan S1 Keperawatan Ners di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang lulus pada tahun 2008, setelah menyelesaikan Pendidikan S1 keperawatan Ners, Editor bekerja sebagai pengajar di STIKES Bali dari tahun 2008 – 2014, kemudian editor melanjutkan pendidikan di FKUB Program Magister Keperawatan Universitas Brawijaya Malang dengan mengambil peminatan/kepakaran keperawatan gawat darurat dan manajemen bencana lulus pada tahun 2016, sejak tahun 2016 sampai sekarang Editor bekerja sebagai Dosen di STIKes Buleleng.

Editor juga aktif melaksanakan Tri Dharma PT (melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat terutama terkait keperawatan gawat darurat dan bencana), beberapa penelitian yang telah dilakukan didanai oleh internal perguruan tinggi dan juga Kemenristek DIKTI, editor aktif sebagai pengurus Himpunan Keperawatan Gawat Darurat dan Bencana Provinsi Bali. Editor telah mengikuti pelatihan penulisan dan penyuntingan naskah serta telah Lulus sertifikasi Editor Penyunting Naskah yang dilaksanakan BNSP.
Putra Agina Widyaswara Suwaryo - Ketertarikan penulis terhadap keperawatan dimulai pada tahun 2008 silam. Hal tersebut membuat penulis memilih untuk masuk ke Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong, dan menyelesaikan studi sarjana pada tahun 2012 dan profesi ners pada tahun 2013. Penulis kemudian melanjutkan pendidikan Magister Keperawatan pada tahun 2014 fokus Peminatan Gawat Darurat dan Bencana di Universitas Brawijaya dan berhasil menyelesaikan studi tahun 2016. Saat ini penulis aktif menjadi tenaga pengajar di Universitas Muhammadiyah Gombong.

Penulis memiliki kepakaran dibidang Keperawatan Gawat Darurat dan Bencana, serta ketertarikan dalam terapi komplementer. Dan untuk mewujudkan karir sebagai dosen profesional, penulis pun aktif sebagai peneliti di bidang kepakarannya tersebut. Beberapa penelitian yang telah dilakukan didanai oleh internal perguruan tinggi, hibah Riset Muhammadiyah dan Kemenristek DIKTI. Penulis aktif mengisi pelatihan, workshop dan seminar kegawatdaruratan dan bencana, serta terapi komplementer. Selain peneliti, penulis juga aktif menulis buku dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara yang sangat tercinta ini.


Yuliani Pitang - Lahir di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT pada tanggal 02 juli 1986, anak ke 5 dari 5 bersaudara. Pendidikan Sekolah Dasar di SDI Wairklau Maumere (1992-1998) Pendidikan Sekolah Menengah Pertama di SLTPK Frateran Maumere (1998-2001), Pendidikan Sekolah Menengah Atas di SMAN 2 Maumere (2001-2004), Pendidikan S1 Keperawatan Universitas Nusa Nipa Maumere (2005-2009), Pendidikan Profesi Ners di Universitas Nusa Nipa Maumere (2009-2010), Pendidikan Magister Keperawatan di Universitas Brawijaya Malang (2014-2016). Bekerja sebagai staf pengajar di Program Studi Diploma III Keperawatan Universitas Nusa Nipa Maumere (2011-2014), Bekerja sebagai dosen di Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Nusa Nipa Maumere (2016-sekarang).


Ni Komang Sukraandini - Penulis adalah seorang Dosen Keperawatan di STIKes Wira Medika Bali. penulis lahir di Denpasar, Bali 11 April 1986. Saat ini sudah 10 tahun berkarir sebagai seorang dosen. Penulis merupakan alumni sarjana keperawatan dan ners di Stikes Surya Global Yogyakarta lulus pada tahun 2019. dan melanjutkan Study Master of Nursing Science S2 keperawatan di Prince of Songkla University Hat Yai, Thailand. Penulis memiliki kepakaran di bidang Keperawatan gawat darurat kritis dan keperawatan paliatif. sebagai seorang dosen untuk menunjukkan dedikasi keprofesionalannya tentunya penulis juga aktif menjalankan Tri Dharma Dosen tidak hanya mengajar tetapi penulis juga aktif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat di bidangnya. Beberapa penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan mendapatkan dana hibah dari internal institusi tempat penulis bekerja serta hibah eksternal yaitu RISTEKDIKTI dan IDEATHON BNPB. Beberapa karya penulis juga sudah dilakukan publikasi melalui jurnal nasional.


Ida Ayu Agung Laksmi - Lahir di Denpasar pada tanggal 23 November 1990 dan menuntaskan pendidikan magister keperawatan pada tahun 2016 menjadikan penulis sebagai dosen keperawatan gawat darurat. Ketertarikan penulis terhadap ilmu keperawatan gawat darurat dimulai sejak penulis menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Udayana pada tahun 2008. Penguasaan akan ilmu keperawatan gawat darurat dijalani lebih dalam saat memasuki program Ners dengan memilih peminatan Keperawatan Gawat Darurat selama kurang lebih 2 bulan. Hal tersebut membuat penulis memilih untuk melanjutkan studi pada Jurusan keperawatan Gawat Darurat. Dua tahun kemudian, penulis menyelesaikan studi S2 di prodi Magister Keperawatan Universitas Brawijaya. Sejak tahun 2016 hingga kini mengajar di program studi S1 Keperawatan dan Ners STIKES Bina Usada Bali, department Keperawatan Gawat Darurat. Penulis memiliki kepakaran dibidang Kegawatdaruratan Kardiovaskuler serta aktif dalam kepengurusan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Provinsi Bali. Untuk mewujudkan karir sebagai dosen profesional, penulis pun aktif sebagai peneliti dibidang kepakarannya tersebut. Beberapa penelitian yang telah dilakukan didanai oleh internal perguruan tinggi dan juga Kemenristek DIKTI. Selain peneliti, penulis juga aktif menulis buku dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara yang sangat tercinta ini.


A.A Istri Dalem Hana Yundari - Ketertarikan penulis terhadap ilmu kesehatan dimulai pada tahun 2004 silam. Hal tersebut membuat penulis memilih untuk masuk ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di SMAN 4 Denpasar dengan memilih Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan berhasil lulus pada tahun 2007. Penulis kemudian melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi dan berhasil menyelesaikan studi S1 di prodi Ilmu Keperawatan Universitas Udayana pada tahun 2012. Pada tahun 2014, penulis melanjutkan Pendidikan Magister dan menyelesaikan studi S2 pada tahun 2016 di prodi Magister Ilmu Keperawatan Universitas Brawijaya. Penulis memiliki kepakaran dibidang Keperawatan. Dan untuk mewujudkan karir sebagai dosen profesional, penulis pun aktif sebagai peneliti di bidang kepakarannya tersebut. Beberapa penelitian yang telah dilakukan didanai oleh internal perguruan tinggi dan juga Kemenristek DIKTI. Selain peneliti, penulis juga aktif menulis buku dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara yang sangat tercinta ini.


Maria Imaculata Ose - Lahir di Nunukan, Kalimantan Utara, Menyelesaikan Pendidikan SD, SMP, SMAK di Nunukan, Selanjutnya menamat Pendidikan DIII keperawatan di Akper Pemkot/ Universitas Borneo Tarakan tahun 2006. Pada Tahun 2006 menjadi tenaga magang di rumah sakit Nunukan 6 bulan dan bekerja diruang perawatan, ICU Nunukan sebelum melanjutkan program studi Ilmu Keperawatan (PSIK) dan Ners di Jurusan Keperawatan Universitas Brawijaya Malang FKUB. Setelah menyelesaikan program Ners penulis melanjutkan program magang Medik perawat IGD di Rumah Sakit Saiful Anwar pada Tahun 2010. Selanjutnya penulis bergabung di Universitas Borneo Tarakan sebagai dosen. Dan tahun 2014 penulis melanjutkan Pendidikan di S2 Keperawatan dengan Peminatan Keperawatan gawat darurat dan selesai 2016. Dan Saat ini aktif menjadi dosen dengan status dosen tetap PNS di jurusan Keperawatan sekaligus sebagai Ketua Program Studi S1 Keperawatan Universitas Borneo Tarakan tahun 2020 sampai saat ini yang mana sebelumnya bertugas sebagai Sekretaris jurusan Keperawatan dan penulis juga aktif dalam menulis karya ilmiah baik artikel maupun buku keperawatan. Penulis juga bergabung sebagai instruktur Yayasan Ambulance 118 Jakarta pada 2022 sampai sekarang.


I Kadek Artawan - Ketertarikan penulis terhadap bidang Kesehatan khususnya keperawatan sudah sejak SMA tahun 2006 saat Sang Kakek mengalami sakit stroke. Hal itu membuat penulis memilih untuk melanjutkan program sarjana di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UNUD. Penulis berhasil lulus pada tahun 2013 dengan gelar sarjana keperawatan dan profesi Ners. Penulis kemudian melanjutkan pendidikan ke program Magister Keperawatan pada tahun 2014 di Program Studi Magister Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang dan berhasil lulus pada tahun 2016. Penulis memiliki kepakaran dibidang Keperawatan Gawat Darurat dan Wound Care. Sejak duduk dibangku kuliah mulai tahun 2009 penulis sudah bekerja di klinik THT dan home care perawatan luka. Penulis belajar tentang wound dengan perawatan modern dressing sejak tahun 2010 sambil kuliah dan kerja sampai akhirnya mampu mendirikan Praktek mandiri Perawat tentang wound care sejak 2017 sampai sekarang. Ketertarikan dibidang gawat darurat sudah sejak kuliah sarjana sampai akhirnya didalami dalam kuliah magister bidang gawat darurat. Setelah lulus 2016 penulis mengabdikan diri untuk mengajar di Institusi Pendidikan. Dan untuk mewujudkan karir sebagai dosen profesional, penulis pun aktif sebagai peneliti di bidang kepakarannya tersebut.

Ode Irman - Saat ini penulis bekerja sebagai dosen di program studi D III Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu kesehatan Universitas Nusa Nipa, Maumere NTT. Ketertarikan penulis pada keperawatan bencana, setelah penulis menyelesaikan program pascasarjana keperawatan peminatan gawat darurat di Universitas Brawijaya pada tahun 2017. Mata kuliah yang penulis ampu yaitu keperawatan gawat darurat, keperawatan bencana dan keperawatan kritis. Selain itu juga menjadi koordinator praktik profesi Ners pada departemen keperawatan gawat darurat. Pada tahun 2018, tim penulis mendapatkan hibah Penelitian Dosen Pemula (PDP) dengan topik pelatihan preparedness dan kesiapsiagaan anak sekolah dasar dalam menghadapi bencana letusan gunung berapi. Berkat hibah tersebut, penulis semakin tertarik dengan ilmu keperawatan bencana. Selain aktif meneliti, penulis juga pernah menulis buku ajar asuhan keperawatan pada pasien Sindrom Koroner Akut, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara RI Indonesia, khususnya dalam bidang keperawatan. Pada tahun 2021, penulis terpilih menjadi salah satu asesor pada satuan pendidikan dasar dan menengah oleh BAN-SM di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Harapan penulis dengan meneliti, menulis dan menjadi asesor terus berjuang membangun mutu pendidikan di Indonesia.


Agus Ari Pratama - Penulis lahir di Kabupaten Singaraja Provinsi Bali pada tanggal 05 Agustus 1989. Lulus pendidikan Sarjana Keperawatan (2011) dan Profesi Ners (2012) di Univeristas Respati Yogyakarta. Lulus pendidikan Magister Keperawatan pada Program Pasca Sarjana di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2021). Penulis mengawali karier sebagai Perawat ICU di RSUD Kabupaten Buleleng (2013-2019). Saat ini aktif sebagai dosen tetap di STIKes Buleleng Bali pada Program Studi Sarjana Keperawatan dan Program Pendidikan Ners yang berkonsentrasi pada ilmu Keperawatan Jiwa serta aktif pada organisasi Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa (IPKJI) Bali.


Daftar Isi

Cover Depan
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab 1. Pertolongan Pertama (First Aid) Pada Korban Bencana
     Pertolongan Pertama (First Aid)
     Initial Assessment Pada Korban
     Perawatan Luka Akut dan Tindakan Pembidaian Pada
     Tindakan Bantuan Hidup Dasar Pada Kasus Henti
Bab 2. Manajemen Bencana dalam Keperawatan
     Pengertian Bencana
     Tahapan Manajemen Bencana
     Multiple Casualty Incident (MCI)
Bab 3. Kebijakan Nasional dan Regional Terkait Manajemen Bencana
     Karakteristik Demografi Wilayah Rawan Bencana Di
     Regulasi Manajemen Bencana
     Integrasi Kebijakan Manajemen Bencana
Bab 4. Sistem Triage
     Pengertian TRIAGE
     Prinsip TRIAGE
     Tujuan TRIAGE
     Klasifikasi TRIAGE
     Evaluasi Penderita berdasarkan RPM
     Airway-Breathing
     Triage in Hospital
     Triage Pada Masa Pandemi Covid-19
     Algoritma Triage Pada Masa Pandemi
Bab 5. Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT)
     Gawat Darurat
     Definisi SPGDT
     Fase-Fase dalam SPGDT
     Alur SPGDT
Bab 6. Peran Perawat Gawat Darurat dalam Manajemen Bencana
     Pengertian Perawat Gawat Darurat
     Kompetensi Perawat Gawat Darurat
     Aspek Legal Etik Dalam Pelaksanaan Perawat Gawat
Bab 7. Komunikasi Efektif dalam Situasi Bencana
     Pendahuluan
     Komando Saat Bencana
     Pelaksanaan Komunikasi Lapangan Saat Bencana
     Alat yang Digunakan dalam Komunikasi Dalam Kondisi
     Alur Komunikasi
Bab 8. Table Top Disaster Exercise
     Pendahuluan
     Pengertian
     Tujuan
     Fasilitator
     Kelebihan Tabletop Disaster Exercise
     Kerugian
     Komponen Terlibat
     Prosedur
     Kesimpulan
Bab 9. Tatalaksana Manajemen Bencana pada Kelompok Khusus
     Pengertian Kelompok Khusus
     Tatalaksana Pada Korban Ibu Hamil Saat Bencana
     Tatalaksana Pada Korban Pada Anak Balita Saat
     Tatalaksana Pada Korban Kelompok Berkebutuhan
     Tatalaksana Pada Korban Kelompok yang Berpenyakit
     Tatalaksana Pada Korban Lansia
Bab 10. Dampak Psikologis dalam Bencana
     Post Trauma Syndrome Distress (PTSD)
     Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Psikologis Dalam
     Psychological First Aid (PFA)
     Pelaksanaan Konseling Dalam Situasi Bencana
Latihan Soal Kegawatdaruratan Bencana
Cover Depan