Masih pakai Deltabox

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 32/XXVI
3 Januari 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 32/XXVI

Komposisinya jadi padat, asyik banget dipakai harian, knalpot ada dua kanan-kiri, agak lebay tapi tampilan buritan jadi padat. / Foto : Dodo

OTOMOTIF
Rafael Ega Gilchrist agak alergi sama motor standar, “Rasanya gak semangat ke kampus kalau tampilan standar aja,” kekeh mahasiswa jurusan farmasi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Biar semangat, Yamaha V-Ixion miliknya diubah jadi neo cafe racer, meski klasik masih ada sisi modern dari rangka deltabox yang jadi ciri khas V-Ixion.

Pehobi fotografi ini menyerahkan pada Rakha Motor di Karangklesem, Purwokerto untuk pengerjaan rangka. Deltabox dibiarkan, sedang subframe kena tebas dan diganti dengan pipa besi dengan desain lebih pendek, serta penambahan dudukan sokbreker belakang stereo.

Setelah beres rangka, bodi diorder ke bengkel Endi Purbalingga.

Bengkel yang punya spesialis bikin knalpot ini dipercaya untuk bikin tangki, sepatbor dan pastinya knalpot. “Bodinya dari pelat galvanis 1,2 mm,” terang mahasiswa angkatan 2013 yang juga punya usaha warung makan ini.

Untuk mengejar tampilan padat, kaki-kaki diganti dengan ban Swallow SB 117 bergaya dual purpose. “Selain itu silencer knalpot juga dibuat cabang dua kanan dan kiri, jadi ketika dilihat dari samping dan belakang lebih berisi,” tutupnya.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI