Tampilkan di aplikasi

Buku UGM Press hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.

Pesisir Gunungkidul

1 Pembaca
Rp 88.000

Patungan hingga 5 orang pembaca
Hemat beli buku bersama 2 atau dengan 4 teman lainnya. Pelajari pembelian patungan disini

3 Pembaca
Rp 264.000 13%
Rp 76.267 /orang
Rp 228.800

5 Pembaca
Rp 440.000 20%
Rp 70.400 /orang
Rp 352.000

Pembelian grup
Pembelian buku digital dilayani oleh penerbit untuk mendapatkan harga khusus.
Hubungi penerbit

Perpustakaan
Buku ini dapat dibeli sebagai koleksi perpustakaan digital. myedisi library

Indonesia merupakan Negara Maritim dan Kepulauan yang memiliki ekosistem kawasan yang luas. Kawasan pesisir memiliki zona dengan luasan yang beragam, mulai zona pecah gelombang hingga area daratan dengan batas pengaruh proses yang berasal dari lautan tidak terpengaruh lagi. Kawasan pesisir merupakan area peralihan wilayah darat, laut, dan udara yang saling berinteraksi membentuk sebuah sistem.

Kawasan pesisir di Indonesia sangat luas, sehingga buku ini hanya fokus pada analisis sumber daya kepesisiran di Kabupaten Gunungkidul. Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Terdapat enam kecamatan di Kabupaten Gunungkidul yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, di antaranya Kecamatan Purwosari, Panggang, Saptosari, Tepus, Tanjungsari, dan Girisubo. Kondisi tersebut menyebabkan Kabupaten Gunungkidul memiliki berbagai potensi sumber daya alam kepesisiran, baik berupa potensi fisik, sosial, maupun ekonomi. Namun, di balik berbagai potensi terdapat bahaya dan potensi bencana yang juga mengintai.

Buku Pesisir Gunungkidul memiliki lima bab, yaitu Bab I mengenai Karakteristik Kepesisiran Gunungkidul, Bab II mengenai Dinamika Wilayah Kepesisiran Gunungkidul, Bab III mengenai Potensi Wisata Wilayah Kepesisiran Gunungkidul, Bab IV mengenai Potensi Bencana Wilayah Kepesisiran Gunungkidul, dan Bab V mengenai Aplikasi Teknologi Pemetaan Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Pesisir Gunungkidul. Di samping kajian tersebut, penulis juga memberikan kajian tambahan mengenai penggunaan foto udara format kecil untuk pengelolaan wilayah kepesisiran.

Hasil penulisan buku ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada berbagai pihak, dapat dijadikan sumber bahan ajar Geomorfologi Dasar, Geomorfologi Kepesisiran, Oseanografi, Manajemen Bencana dan Sistem Informasi Geografi. Selain itu, juga diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran untuk perencanaan dan pengelolaan pesisir berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan serta dapat menjadi masukan bagi semua pihak yang mem iliki kepentingan dalam pengelolaan pesisir Gunungkidul maupun wilayah kepesisiran lain secara umum.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Muh Aris Marfai / Hendy Fatchurohman / Ahmad Cahyadi

Penerbit: UGM Press
ISBN: 9786023868438
Terbit: April 2024 , 171 Halaman










Ikhtisar

Indonesia merupakan Negara Maritim dan Kepulauan yang memiliki ekosistem kawasan yang luas. Kawasan pesisir memiliki zona dengan luasan yang beragam, mulai zona pecah gelombang hingga area daratan dengan batas pengaruh proses yang berasal dari lautan tidak terpengaruh lagi. Kawasan pesisir merupakan area peralihan wilayah darat, laut, dan udara yang saling berinteraksi membentuk sebuah sistem.

Kawasan pesisir di Indonesia sangat luas, sehingga buku ini hanya fokus pada analisis sumber daya kepesisiran di Kabupaten Gunungkidul. Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Terdapat enam kecamatan di Kabupaten Gunungkidul yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, di antaranya Kecamatan Purwosari, Panggang, Saptosari, Tepus, Tanjungsari, dan Girisubo. Kondisi tersebut menyebabkan Kabupaten Gunungkidul memiliki berbagai potensi sumber daya alam kepesisiran, baik berupa potensi fisik, sosial, maupun ekonomi. Namun, di balik berbagai potensi terdapat bahaya dan potensi bencana yang juga mengintai.

Buku Pesisir Gunungkidul memiliki lima bab, yaitu Bab I mengenai Karakteristik Kepesisiran Gunungkidul, Bab II mengenai Dinamika Wilayah Kepesisiran Gunungkidul, Bab III mengenai Potensi Wisata Wilayah Kepesisiran Gunungkidul, Bab IV mengenai Potensi Bencana Wilayah Kepesisiran Gunungkidul, dan Bab V mengenai Aplikasi Teknologi Pemetaan Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Pesisir Gunungkidul. Di samping kajian tersebut, penulis juga memberikan kajian tambahan mengenai penggunaan foto udara format kecil untuk pengelolaan wilayah kepesisiran.

Hasil penulisan buku ini diharapkan dapat memberikan manfaat pada berbagai pihak, dapat dijadikan sumber bahan ajar Geomorfologi Dasar, Geomorfologi Kepesisiran, Oseanografi, Manajemen Bencana dan Sistem Informasi Geografi. Selain itu, juga diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran untuk perencanaan dan pengelolaan pesisir berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan serta dapat menjadi masukan bagi semua pihak yang mem iliki kepentingan dalam pengelolaan pesisir Gunungkidul maupun wilayah kepesisiran lain secara umum.

Pendahuluan / Prolog

Kata Pengantar
Puji syukur kehadirat Allah subhanahu wa taala atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga buku “Pesisir Gunungkidul” dapat terselesaikan dengan baik. Buku ini merupakan hasil kegiatan penelitian “Pemetaan Risiko Bencana Kepesisiran menggunakan Teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dan GIS pada Wilayah Kepesisiran Kabupaten Gunungkidul” yang didanai oleh program Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Buku ini memuat kajian mengenai kondisi kepesisiran Gunungkidul yang meliputi tipologi pesisir, dinamika wilayah kepesisiran, potensi wisata, potensi bencana, serta konsep tata ruang berbasis kebencanaan kepesisiran di Gunungkidul.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam program Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) atas pembiayaan selama penelitian; kepada Prof. Dr. Sunarto, M.S. dan Dr. Nurul Khakhim, M.Si. atas kontribusinya dalam penelitian hibah ini; dan kepada CV Mitra Geotama yang telah membantu melakukan sebagian pengambilan data foto udara dalam penelitian ini. Terima kasih juga disampaikan kepada Azura Ulfa, Dwi Kurniawan, Eko Ali Saputra, Indra Agus Riyanto, Lesan Permonojati, Muh.

Ainul Labib, Riki Afrizal, Umma Iltizam N., Wilda A. Fathoni, Yunus Aris Wibowo, serta semua pihak yang telah ikut membantu dalam penyelesaian buku ini.

Hasil dari penelitian dan penulisan buku ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak; dapat dijadikan sumber bahan ajar bidang Geomorfologi Dasar, Geomorfologi Kepesisiran, Oseanografi, Manajemen Kebencanaan, dan Sistem Informasi Geografis; dapat memberikan sumbangan pemikiran untuk perencanaan dan pengelolaan pesisir terkait pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan; serta dapat menjadi masukan bagi semua pihak yang memiliki kepentingan dalam hal pengelolaan pesisir Gunungkidul maupun wilayah kepesisiran lain secara umum.

Dalam penulisan buku ini tentunya masih banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan. Oleh karena itu, perlu adanya saran dan kritik yang membangun agar ke depannya dapat menjadi lebih baik dalam rangka pembangunan dan pengelolaan pesisir berkelanjutan.

Yogyakarta, Januari 2020
Tim Penyusun

Penulis

Muh Aris Marfai - Prof. Dr. rer. nat. Muh Aris Marfai, M.Sc., lahir di Klaten pada tanggal 13 Januari 1976. Gelar sarjana (S.Si) diperolehnya di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada pada tahun 1998. Tahun 2003, Muh Aris Marfai menamatkan jenjang S2 (Master) dengan gelar Master of Science (M.Sc) di Earth System Analysis pada International Institute for Geo-Information Science and Earth Observation (ITC) Belanda. Studi doktor (PhD.) dengan gelar Dr. rer. nat. diperolehnya dari Justus – Liebig – Universitaet, Giessen, Jerman pada bidang Geografi. Gelar guru besar (profesor), dalam bidang geomorfologi bencana pada usia 37 tahun.
Hendy Fatchurohman - Hendy Fatchurohman, S.Si., lahir di Gunungkidul pada tanggal 09 April 1990. Menamatkan pendidikan dasar dan menengah di Gunungkidul, yaitu di SDN. Semanu III, SMPN 1 Wonosari, dan SMAN 1 Wonosari. Pada tahun 2009, tercatat sebagai mahasiswa program studi Geografi dan Ilmu Lingkungan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada dan memperoleh gelar sarjana (S.Si) pada tahun 2014 dengan penelitian akhir bertema hidrologi. Sebelum lulus program sarjana memperoleh beasiswa unggulan program fast track dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan studi master di Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Mengambil jurusan Geografi dengan peminatan Perencanaan Pengelolaan Pesisir dan Daerah Aliran Sungai (MPPDAS).

Daftar Isi

Sampul
Halaman Judul
Halaman Hak Cipta
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Kepesisiran Gunungkidul
     1.1 Definisi Pesisir
     1.2 Tipologi Pesisir Gunungkidul
Bab II Dinamika Kepesisiran Gunungkidul
     2.1 Perubahan Garis Pantai Kepesisiran Baron
     2.2 Perubahan Garis Pantai Kepesisiran Kukup
Bab III Potensi Wisata Wilayah Gunungkidul
     3.1 Pantai Baron
     3.2 Pantai Kukup
     3.3 Pantai Drini
     3.4 Pantai Watu Kodok
     3.5 Pantai Pulang Sawal
Bab IV Potensi bencana Kepesisiran Kabupaten Gunngkidul
     4.1 Potensi Bencana Tsunami
     4.2 Identifikasi Kerugian Akibat Tsunami Pada BeberapaSkenario Ketinggian Tsunami
     4.3 Rumusan Perencanaan Pengelolaan Wisata WilayahKepesisiran Berbasis Pengurangan Risiko Bencana
     5.2 Penggunaan Foto Udara Format Kecil UntukPengelolaan Wilayah Kepesisiran
Bab V Aplikasi Teknologi Pemetaan Menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Pesisir Gunungkidul
     5.1 Pemotretan Udara Wilayah Kepesisiran GunungkidulDengan UAV
     5.2 Penggunaan Foto Udara Format Kecil UntukPengelolaan Wilayah Kepesisiran
     5.3 Olah Data Foto Udara Untuk Analisis Sumber DayaKepesisiran
     5.4 Pemodelan Genangan Tsunami Menggunakan GIS
Daftar Pustaka
Glosarium
Biodata Penulis