Bayi Anda cukup zat besi?

Majalah Family Guide - Edisi 49
9 Mei 2018

Majalah Family Guide - Edisi 49

Zat besi diperlukan tubuh untuk membentuk hemoglobin, yaitu pigmen dalam darah yang bertugas mengangkut oksigen.

Family Guide
Zat besi diperlukan tubuh untuk membentuk hemoglobin, yaitu pigmen dalam darah yang bertugas mengangkut oksigen. Bila bayi kurang mendapatkan zat besi, maka jumlah sel darah merahnya akan berkurang dan jaringan-jaringan tubuh akan menerima lebih sedikit oksigen dari yang dibutuhkan.

Ini bisa menyebabkan gangguan fungsi otak permanen. Saat bayi berusia 6-9 bulan, kadar zat besi dalam ASI tak lagi memenuhi kebutuhan anak, karena mereka mulai banyak aktivitas, seperti merangkak dan berguling. Menurut dr.

Klara Yuliarti Sp.A dari Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolik Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Univesitas Indonesia, makanan pendamping ASI (MPASI) yang bervariasi merupakan cara mencukupi kebutuhan zat besi bayi.

“Pilihlah MPASI yang mengandung cukup zat besi seperti hati ayam atau daging merah yang dilumatkan,” kata Klara. Untuk mengetahui apakah bayi ASI eksklusif mengalami defisiensi zat besi atau tidak, lakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar hemoglobin (Hb), Iron Serum, dan Iron Binding Capacity. Kadar Hb yang normal dalam darah bayi di bawah usia enam bulan adalah 12 mg.

Majalah Family Guide dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Edisi lainnya    Baca Gratis
DARI EDISI INI