Seni memajang foto

Majalah Idea - Edisi 157
2 Juni 2016

Majalah Idea - Edisi 157

Ingin koleksi foto Anda terpajang di rumah dan dinikmati oleh kerabat dan teman saat Hari Raya? Koleksi foto apa saja yang bisa dipilih, serta apa temanya? / Foto : Adeline Krisanti

Idea
Sebagaimana lukiSan atau seni 2 dimensi lainnya, foto adalah bagian dari karya seni rupa yang telah mendunia. Namun karena tujuan memotret berbeda-beda, seni dan aturan memajangnya juga berbeda-beda. Jerry Aurum, fotografer profesional, memberikan tipsnya sebagai berikut.

memilih Objek • Foto keluarga Sebaiknya jangan memajang lebih dari satu foto studio, karena akan membosankan. Lebih baik digandengkan dengan foto-foto sewaktu keluarga berlibur, yang setidaknya bisa menunjukkan keindahan lokasinya.

• Foto masa kecil Memajang foto lama dari zaman kita kecil, biasanya menarik karena banyak memori berharga di dalamnya. Pilihlah foto keseharian Anda dan keluarga Anda di masa lalu. Memandang-mandangi foto seperti ini bisa mengingatkan kita untuk lebih menghargai apa yang kita punya.

• Foto karakter Diri Tidak ada aturan main yang baku untuk memilih, tetapi harus diingat, foto yang kita pilih biasanya mencerminkan kepribadian atau pernyataan kita. Contoh, foto underwater menunjukkan kita pengagum kehidupan laut. Atau foto menara Eiffel menunjukkan kalau Paris punya tempat spesial di hati.

Paduan Tekstur Kombinasi tekstur dari berbagai aksesori membuat ruang terasa lebih hidup. Kasarnya tekstur lantai kayu dan kain berbahan serat alam, berpadu dengan tekstur licin dari tembikar dan piring kayu. Tanaman dalam pot ikut menyumbang perbendaharaan tekstur dalam paduan ini, menjadikan tatanan lebih segar. Benda-benda ini terasa lebih padu berkat pemilihan palet warna kalem yang serasi, seperti cokelat, putih, dan biru.

Majalah Idea dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI