Bagaikan rumah kedua

Majalah Idea - Edisi 162
1 November 2016

Majalah Idea - Edisi 162

Jika kantor dirancang bagaikan rumah, bekerja pun menjadi lebih nyaman, ide-ide segar terus mengalir.

Idea
di era ketika koMunikasi sudah sangat mudah, secara teori, orang dapat bekerja di mana saja. saat menggarap sebuah proyek, misalnya, beberapa tim yang terlibat dapat mengerjakannya di tempattempat yang berbeda. Tetapi itu harus diakui bahwa dalam bekerja, belum ada yang dapat menggantikan pertemuan secara fisik.

inilah yang dialami Dentsu Aegis Network (DAN) indonesia, yang tahun ini merelokasi kantornya. sebelumnya, perusahaan yang bergerak di bidang komunikasi digital, media, dan agensi ini memiliki 3 kantor yang terpisah. Kebutuhan akan kolaborasi antarbagian yang meningkat serta demi efektivitas kerja, maka semua karyawan kini menempati 3 lantai di gedung Menara sentraya, Jakarta selatan. Harris Thajeb, Ceo Dentsu Aegis Network indonesia, mengungkapkan bahwa pertimbangan pindah ke lokasi sekarang adalah kemudahan transportasi dan ketersediaan makanan bagi karyawannya. Gedung ini dinilai sangat strategis, karena sangat dekat dengan terminal Blok M serta pusat perbelanjaan.

Untuk desain kantornya sendiri, Harris menekankan pentingnya membuat kantor menjadi tempat yang nyaman, apalagi setelah menempuh perjalanan jauh ke kantor. “Kami adalah perusahaan jasa, asetnya adalah orang. sehingga bagaimana karyawan dapat betah di kantor. Karena itu suasana homey diciptakan di kantor. Ada tempat berinteraksi, tempat untuk brainstorming,” ujarnya. Apalagi banyak di antara karyawan DAN yang merupakan generasi millenial.

“Mereka butuh tempat yang sifatnya lebih santai, di mana mereka bisa menyampaikan pendapatnya dengan lebih nyaman,” tambah Harris. itulah sebabnya, desain kantor ini jauh dari kesan kaku. Di samping ruang-ruang rapat biasa, terdapat collaboration area—ruang terbuka bermodel lesehan dengan bantal-bantal atau ruang dengan sofa empuk yang dilengkapi televisi, bahkan gitar. suasana santai seperti ini justru dianggap mampu mendorong karyawan muda untuk lebih terbuka dan kreatif.

Majalah Idea dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI