Makepung milik jembrana

Majalah Mens Obsession - Edisi 02/2017
13 April 2018

Majalah Mens Obsession - Edisi 02/2017

Bali selalu memiliki keistimewaan yang dapat menarik wisatawan dari segi manapun. / Foto : Istimewa

Mens Obsession
Keistimewaan Bali dapat dilihat dari segi kegiatan masyarakatnya yang unik. Tak hanya upacara-upacara keagamaannya, tetapi juga kegiatan sosial bermasyarakatnya juga memiliki kekhasan tersendiri. Contohnya, acara Makepung atau pacuan kerbau milik daerah Jembrana, Bali.

Suatu tradisi tradisional yang lahir sejak zaman nenek moyang dan hingga kini dijadikan perlombaan yang tidak hanya dilakukan oleh kalangan tertentu saja. Awal Mula Makepung Bermula dari kebiasaan nenek moyang zaman dahulu saat mereka mengangkut hasil panen dari sawah ke rumah menggunakan pedati yang ditarik oleh sepasang kerbau.

Dari sinilah sang kusir atau biasa disebut sais dalam bahasa Bali mulai memacu kerbaunya hingga beriringan. Lalu, berubah menjadi ajang balap kerbau saat menuju lokasi panen. Balapan yang dilakukan tersebut menginspirasi munculnya tradisi perlombaan Makepung di Jembrana, salah satu kabupaten yang terletak di Bali Barat.

Makepung atau balap kerbau merupakan balapan yang terdiri dari sepasang kerbau jantan yang masing-masing menarik satu pedati kecil tempat sais duduk mengendalikan kerbaunya. Tradisi ini hampir serupa dengan Karapan Sapi di Madura.

Hal yang membedakan adalah jika di Madura menggunakan sapi untuk menarik pedatinya, sedangkan di Jembrana, Bali memakai kerbau. Perbedaan ini memiliki alasan, karena sapi dianggap hewan suci yang merupakan kendaraan para dewa.

Majalah Mens Obsession dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI