Orang penting di MotoGP - Davide Brivio, permata Yamaha yang berkilau di Suzuki

Tabloid Motor Plus - Edisi 906
13 Juli 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 906

Nama Davide Brivio begitu bersinar bersama tim Suzuki Ecstar MotoGP. / Foto : suzuki racing

Motor Plus
Nama Davide Brivio begitu bersinar bersama tim Suzuki Ecstar MotoGP. Menjabat sebagai Tim Manager, kerja Brivio di Suzuki pantas diacungi jempol. Bermodal dua pembalap muda (Aleix Espargaro dan Maverick Vinales), Brivio cuma butuh waktu dua tahun untuk kembali menaikan Suzuki ke podium MotoGP. Tentu ini bukanlah hal mudah. Apalagi, Suzuki sudah lama vakum dari MotoGP.

“Bekerja bersama pembalap muda yang haus kemenangan itu sangat menyenangkan. Kami tidak perlu banyak memotivasi. Rasanya juga sangat berbeda. Satu kemenangan di Suzuki terasa lebih menyenangkan dibandingkan tiga kemenangan beruntun bersama Yamaha,” ucap Brivio yang asli Italia. Yup, jangan heran kalau Brivio suka membawa kata Yamaha ketika berbicara. Pabrikan berlogo Garputala memang punya tempat khusus di hati Brivio. Bagaimana tidak, sejak tahun 1990 hingga mengundurkan diri di tahun 2010 Brivio punya peran vital di MotoGP.

Salah satunya, menjadi otak kepindahan Valentino Rossi dari Honda ke Yamaha di tahun 2004. Serta, membawa Yamaha kembali ke jalur juara dunia! “Bukan hal mudah melakukan negosiasi dengan bintang seperti Rossi. Ini seperti ide gila bahkan mimpi. Kunci keberhasilan negosiasi ini adalah pendekatan saya ke Masao Furusawa (Direktur Teknis Yamaha YZR-M1 kala itu). Saya meminta dia untuk meyakinkan Presiden Yamaha untuk menghabiskan banyak uang. Dan itu berhasil,” beber Brivio yang menjadi Tim Manager Noriyuki Haga pada awal karirnya di GP500 tahun 2000.

Hubungan dekat antara Brivio dan Rossi ternyata berpengaruh besar pada karirnya di arena balap. Ketika Rossi memutuskan hijrah ke Ducati akhir musim balap 2010, Brivio juga memutuskan hengkang dari Yamaha setelah 20 tahun mengabdi. Brivio lebih memilih menjadi manager pribadi Rossi untuk segala macam urusannya di luar teknik balap. Termasuk besarnya brand VR46 juga tidak lepas dari tangan dingin Brivio. “Banyak yang mengaitkan Suzuki dan Rossi ketika saya menandatangani kontrak bersama Suzuki.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI