Kejurnas MotorPrix region 1, seri VII, Manna-Bengkulu, poin rapat kejar juara re

Tabloid Motor Plus - Edisi 907
20 Juli 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 907

Meski kental dengan nuansa keakraban, namun atmosfer ketegangan juga tetap menaungi para peserta Kejurnas MotorPrix region 1. / Foto : Eka

Motor Plus
Meski kental dengan nuansa keakraban, namun atmosfer ketegangan juga tetap menaungi para peserta Kejurnas MotorPrix region 1. Setidaknya, itu yang terjadi di event bertajuk FDR NHK MotorPrix Region 1 Seri VII yang dipentas di sirkuit Padang Panjang, Manna, Bengkulu Selatan (16-17/7) yang diikuti 159 starter. Hal ini, tak lain karena poin klasemen yang rapat antara para pembalap. Makin tegang, lantaran poin rapat tersebut berada di kelas yang cukup bergengsi di Motor- Prix tahun ini. Ya, kelas Bebek 4-Tak s/d 150 cc Tune Up Seeded alias MP1. Begitu juga dengan di kelas MP5 (Bebek 4-Tak 150 cc Standar Pemula B). Jadi, ada juga paddock yang terkesan menjaga privasi, tapi juga ada yang terbuka. Terlebih, seri ini menjadi seri terakhir alias penutup gelaran MP di Sumatera alias Region 1.

Sebelum seri ini berlangsung, Zefri Adi dari tim Honda Deli indako Nissin FDR NHK MMS Holly 56, unggul 4 poin atas Ivon Nanda yang berada di posisi kedua klasemen poin sementara. Namun, menjadi me-narik lagi, pembalap tim Honda Kita-Kita Kawahara NHK Mimaki IRC SSS itu juga dikuntit ketat Renggi Lukmana dari tim Canasta RBRT NHK IRC Ohlins Arya 117 Mimaki Pusaka RT. Racer asal Padang ini hanya terpaut 3 poin dari Ivon. Tiap tim tentunya mempersiapkan startegi jitu untuk memuluskan jalannya meraih gelar Juara Region. “Sebenarnya kita tak ada strategi khusus, bahkan Zefri pun tetap ingin pakai seting mesin yang sama seperti seri sebelumnya. Paling, hanya seting gir dan suspensi saja menyesuaikan sirkuit yang sekarang ini,” aku Jeffry Holly, Manajer tim tempat Zefri bernaung. Begitu juga dengan Renggi yang tetap mengandalkan set up pacuan seperti seri-seri sebelumnya. Maksudnya, seting tak banyak berubah. “Tapi kami tetap optimis untuk meraih gelar Juara Region,” ujar Gustomo Riyono selaku Manajer tim Canasta. Berbeda dengan Ivon yang justru berani ambil resiko dengan mengaplikasi teknologi terbaru untuk Honda Sonic 150 pacuannya.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI