Kejurnas supersport 600 cc, juara nasional buat si bonex

Tabloid Motor Plus - Edisi 923
10 November 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 923

Gerry Salim yang punya julukan si Bonex akhirnya keluar sebagai juara nasional baru di Kejurnas Supersport 600 cc yang berlangsung di sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu-Minggu (5-6/11).

Motor Plus
Gerry Salim yang punya julukan si Bonex akhirnya keluar sebagai juara nasional baru di Kejurnas Supersport 600 cc yang berlangsung di sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu-Minggu (5-6/11). Pembalap Honda ini sekaligus meruntuhkan dominasi pembalap Kawasaki yang menguasai kelas ini sejak tahun 2013. Dengan modal keunggulan 46 poin dari H. A Yudhistira, Gerry hanya cukup finish posisi 11 (5 poin) meski Yudhistira menang di race 1. Lebih mudah lagi karena hanya ada 7 pembalap yang ikut kelas ini.

“Strateginya hanya main aman. Tapi, jatuh juga di lap terakhir karena bersentuhan dengan AM Fadly. Untung saya bisa tetap jalan dan finish posisi ke-6 untuk raih juara nasional. Tentu sangat senang. Ini hasil kerja keras saya dan tim,” ucap pembalap Astra Honda Racing Team bernomor start 31. Insiden Fadly kecil dan Gerry ini cukup menyita perhatian. Pasalnya, Fadly merupakan rekan satu tim Yudhistira. Muncul spekulasi kalau ada unsur kesengajaan dari Fadly menyentuh Gerry untuk membantu Yudhis juara nasional.

“Kalau ada yang bilang seperti itu, berarti tidak mengerti balap. Sejak awal seri baik Yudhis maupun Fadly sudah tidak punya kesempatan juara nasional. Sebab, kita tidak ikut seri 1 yang diwajibkan penyelenggara dan tidak bisa berjuang untuk juara nasional. Pak Bambang Gunadi (Promotor Kejurnas, red) sudah jelaskan hal ini sejak awal. Jadi, ini murni Fadly cuma fight untuk bisa menang dan terjadi sentuhan,” ujar Ibnu Sambodo, bos tim Kawasaki KYT Manual Tech. Fadly juga mengakui kalau dirinya melakukan kesalahan. Tapi, tidak ada niatan sengaja menjatuhkan Gerry. “Itu kejadiannya di tikungan S kecil. Saat mau masuk tikungan ke kiri, Gerry agak melebar. Saya buka gas untuk masuk dari dalam. Ternyata Gerry masih terus menekan dan ada sentuhan yang bikin kita berdua terjatuh,” yakin Fadly. “Memang ada sentuhan yang dilakukan Fadly. Tapi, inikan balap. Apa saja bisa terjadi. Fadly juga langsung meminta maaf di tempat kejadian,” tambah Gerry.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI