Batik Culture Ride 2017, lestarikan budaya Indonesia

Tabloid Motor Plus - Edisi 971
12 Oktober 2017

Tabloid Motor Plus - Edisi 971

Batik sebagai dress code. / Foto : Hafizh

Motor Plus
Arena wisata Pulau Situ Gintung di Tangerang Selatan pada 1 Oktober lalu mendadak ramai. Pasalnya, tidak kurang dari 900 bikers dari penjuru Jabodetabek melakukan rolling thunder sembari mengenakan batik sebagai dress code, utamanya untuk mengikuti event Batik Culture Ride (BCR).

Acara yang digagas oleh Komunitas South Tangerang Modification Rockers atau Smockers ini dihelat dalam menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober. Sang penggagas acara mengakui, ia memajukan satu hari karena tanggal 2 Oktober sendiri merupakan hari Senin, sehingga akan lebih afdol dan lebih ramai kalau acara digelar pada Minggu.

“Kita ingin anak-anak motor itu peduli terhadap batik yang merupakan salah satu identitas asli Indonesia. Dalam event ini, kita ingin anak-anak motor bisa melestarikan budaya batik, sekaligus memperkenalkan batik asal Tangerang Selatan,” buka Prasetyo Hadimartono selaku penggagas acara BCR. Acara BCR ini sendiri mendapatkan apresiasi cukup tinggi.

Tidak hanya dari kalangan bikers, Wali Kota Tangerang Selatan Hj Airin Rachmi Diany bahkan turut hadir dalam mendukung pelestarian batik di wilayahnya. “Kami senang sekali, ternyata pemerintah khususnya walikota sangat mendukung acara kami. Intinya, kami cukup senang acara kami bisa berjalan sukses,” tambah Prasetyo.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI