MotoGP seri XVl, Philllip Island - Australia, Dovi dan Ducati tak berkutik

Tabloid Motor Plus - Edisi 973
24 Oktober 2017

Tabloid Motor Plus - Edisi 973

Sejatinya Andrea Dovizioso dan Ducati punya kans juara dunia musim ini yang cukup besar sebelum seri Philip Island, Australia (22/10). / Foto : Deborah WeDes, Myanna WeDes & Sienna WeDes

Motor Plus
Sejatinya Andrea Dovizioso dan Ducati punya kans juara dunia musim ini yang cukup besar sebelum seri Philip Island, Australia (22/10). Kemenangan spektakuler di Motegi, Jepang pekan lalu sempat membuat jarak poin antara Dovi dan Marc Marquez di puncak klasemen menjadi 11 angka saja.

Namun kini jarak poin antara keduanya kembali melebar setelah Marquez yang tampil trengginas berhasil memenangkan balapan dan Dovi hanya finish di urutan 13. Kini, jarak keduanya kembali melebar jadi 33 poin dengan hanya tersisa dua seri lagi.

Baik Dovi maupun para pengguna Ducati lainnya dibuat tak berkutik di Sirkuit Philip Island yang memiliki panjang 4.448 meter dan jadi salah satu trek terpendek dalam kalender musim ini setelah Sachsenring. Tidak ada satupun pacuan Ducati, baik pabrikan maupun satelit yang mampu menembus posisi 10 besar.

Ducati memang seperti alergi dengan karakter trek pendek yang tidak terlalu banyak titik pengereman musim ini seperti Sachsenring dan Philip Island. Berdasarkan data, Phillip Island jadi trek dengan tingkat mengerem yang minim dengan presentase 22% diikuti oleh Sachsenring dengan 23% dari panjang trek secara keseluruhan.

Ducati memang unggul jauh soal akselarasi saat keluar tikungan dan top speed di lintasan lurus. Makanya mereka bisa unggul di trek-trek seperti Catalunya, Mugello maupun Motegi yang memiliki tikungan pelan dan straight panjang. Namun di trek dengan tikungan cepat seperti Phillip Island maupun Sachsenring jelas performa mereka bakalan bubar.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI