Yamaha Mio Sporty 2008, lumpuhkan dominasi Honda Beat

Tabloid Motor Plus - Edisi 996
6 April 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 996

Mio geberan Reynaldi Pradana alias Rere ini lolos dari kepungan Honda BeAT yang terkenal menguasai kelas matik. / Foto : TEGUH

Motor Plus
Yamaha Mio garapan mekanik Rusli ‘Wazik’ Susanto dari Armost Motor KDK Racing ini bisa melumpuhkan dominasi Honda BeAT. Terlihat di sirkuit Sentul Kecil, di kelas Matik 150 cc Tune Up Open dalam event fun race beberapa minggu lalu.

Mio geberan Reynaldi Pradana alias Rere ini lolos dari kepungan Honda BeAT yang terkenal menguasai kelas matik. Tapi, ini kali dipatahkan Mio. Apa sih kunci suksesnya bisa podium satu, kemon kita scrut yuk. Teguh

KRUK AS MODIF. Nih kunci Mio bisa pupuskan dominasi BeAT. Kruk as naik stroke 1 mm yang awalnya 57,9 jadi 58,9 dengan cara geser big end. Selain itu kruk as asli Mio Sporty dimodif seperti kruk as berkode 5VV punya Yamaha Fino Thailand. Daun kruk as ditipisin 2 mm dengan cara dimiling dan dibuatkan lubang 12 mm dengan kedalaman 6 mm.

Efek khas yang dirasakan dengan modif seperti itu torsi adanya tengah ke atas. Nah, untuk mengakali tarikan bawah dibuatkan magnet rotor dengan berat 375 gram dipadukan CDI BRT I-Max. Oh iya, stang piston menggunakan kepunyaan Yamaha Vega ZR. “Karena ingin mengubah ukuran pin piston yang aslinya pin 15 mm jadi 13 mm,” tukas Wazik yang berdomisili di Cibinong, Jawa Barat ini.

PISTON KAWAHARA. Mengakali naik stroke 1 mm, caranya menggunakan piston yang bisa dibuatkan profil pendek. Pakai dari Kawahara, ukuran 57 mm. Setelah dihitung dengan rumus volume didapat kapasitas 150 cc. Lalu blok silinder dipapas 2 mm untuk mengejar kompesi 12,7 : 1 bisa menenggak Pertamax Turbo.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI