MotoGP Seri II, Termas de Rio Hondo - Argentina, drama dari Argentina

Tabloid Motor Plus - Edisi 997
12 April 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 997

MotoGP Seri II - Argentina. / Foto : motogp.com

Motor Plus
MotoGP musim 2018 baru berjalan dua seri. Tapi nampaknya, musim ini bakal menjadi musim terpanas di era modern MotoGP. Bagaimana tidak? Balapan yang digelar di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina (08/4) tersebut menghasilkan banyak drama sejak balapan dimulai.

Mulai dari perjudian ban Jack Miller yang memilih menggunakan ban slick kemudian diikuti seluruh rider lain. Ketimbang membiarkan seluruh rider kecuali Miller start dari pitlane, Race Director justru memilih menunda balapan dan menurunkan posisi rider tiga baris dari posisi semula.

Drama berikutnya muncul ketika pembalap selesai melakukan warming up. Marc Marquez mengalami stall atau mati mesin pacuannya tepat di grid dan mencoba menyalakan motornya dan berhasil. Namun, kebingungan mulai melanda usai dirinya tidak dihukum start dari pitlane dan melawan jalur untuk kembali ke posisi grid start miliknya.

“Saya kehilangan power dan coba menyalakan motor dan berhasil. Kemudian saya tanyakan ke marshal apakah saya harus ke pit atau bagaimana dan dia tidak tahu apapun. Kemudian seorang radio operator menunjuk saya harus kembali ke posisi grid dan akhirnya saya lakukan,” ucap Marquez.

Dua lap kemudian barulah Marquez mendapatkan pinalti untuk melakukan ride through karena melakukan aksi berbahaya di grid start. “Saya sendiri tidak terlalu jelas apa yang terjadi dengan Marquez di grid start, jika mesinnya mati maka ia jelas harus masuk ke pitlane karena banyak rider di belakangnya.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI