Royal Enfield Bullet 350, vintage tapi tetap girly

Tabloid Motor Plus - Edisi 1019
12 September 2018

Tabloid Motor Plus - Edisi 1019

Tangki dibiarkan hitam glossy, dengan tujuan akan diberi sentuhan pinstripe, yang dikerjakan oleh Fahmi dari Freeflow. / Foto : IVAN

Motor Plus
Mahasiswi Kebidanan di salah satu universitas di kota Bandung, Jawa Barat ini, memang berbeda dengan mahasiswi lainnya. Walapun mendalami profesi yang cewek banget yaitu bidan, ternyata hobinya enggak cewek-cewek banget sih! Banyak koleksi motor yang dimiliki oleh Nani ‘Nia’ Kurnia.

Salah satu koleksinya adalah Royal Enfield Bullet 350 miliknya ini. Dari classic cruiser, dimodifikasi bergaya scandinavian chopper. “Gue sangat suka dengan mesin British! Mesin ini, paling cocok dibikin chopper. Project ini berkolaborasi bersama Coklat Retro dan beberapa penggiat kustom kultur yang jago di bidangnya,” ujar cewek asli Bengkulu ini.

Selain Coklat Retro, dia bekerjasama dengan Mochamad Syamsul Fahmi pinstripers dari Freeflow dan Verroland buider dari bengkel Kickass Chopper. Kalau dilihat, enggak jauh seperti motornya Presiden Jokowi yah? Dibuat berbeda dengan tema vintage, tapi tetap gerly. Ivan

RANGKA. Untuk rangka, Veroland yang banyak bicara, karena area ini merupakan hasil tangan dari pria bertuguh gempal ini. Urusan bahan penyusun sasis, jadi rahasia dapur Kickass Choppers. Sasis dibikin model rigid dan masih bisa boncengan, tuh liat! Ada footstep belakang dan jok buat boncengan. Mau donk dibonceng! Hehe..

“Sasis ini memang dijual massal! Bahannya rahasia. Tapi downtubenya punya ukuran 42 mm dan sisanya diameter 26 mm. Sasis ini digabungkan pakai las argon,” ujar Veroland, yang buka workshop di Jl. Mampang Prapatan Raya, Tegal Parang, Jakarta Selatan.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI