Kejurnas supersport 600 IRS seri 5, Sentul, Jawa Barat, cedera tangan tak kendur

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 25/XXVI
10 November 2016

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 25/XXVI

Gerry Salim berhasil menjadi juara nasional Supersport 600 2016. Pembalap Astra Honda Racing Team ini susah payah mengunci gelar juara nasional Supersport 600 pertamanya itu.

OTOMOTIF
Gerry Salim berhasil menjadi juara nasional Supersport 600 2016. Pembalap Astra Honda Racing Team ini susah payah mengunci gelar juara nasional Supersport 600 pertamanya itu. Ini disebabkan karena ia masih dalam tahap penyembuhan usai cedera saat ARRC (Asia Road Racing Championship) India. Saat menjalani balapan seri pamungkas, di race pertama (5/11), dengan tangan yang masih bengkak, Gerry finish di posisi enam usai terlibat insiden dengan Andy Muhammad Fadly (Kawasaki KYT Manual Tech).

Keduanya sedang bersaing meraih posisi dua. Merasa tidak mampu menandingi Ahmad Yudhistira, Gerry Salim berusaha untuk menjaga posisi podium. “Mengejar Yudhis (sapaan Yudhistira) sudah terlalu jauh, saya lebih memilih berduel dengan Fadly saja,” ujar Gerry. “Namun di balapan semuanya pasti punya ambisi menang. Saat saya melebar di ‘S’ besar, Fadly masuk dari sisi dalam. Saya berusaha menutup sampai akhirnya tabrakan tak terelakan. Wajar sih, semua pembalap ingin menang, apalagi saya terbuka celahnya saat itu,” Bonex Boy menambahkan.

Gerry tetap melanjutkan balapan dengan motor yang sudah rusak, ia lebih memilih mengambil point dan merengkuh gelar juara nasional di balapan pertama. Hal ini karena ia tidak ingin memaksa dan memperparah kondisi tangan kanannya di balapan kedua (6/11). Dalam empat balapan di dua seri terakhir, Gerry tidak berhasil meraih podium pertama. Ia kalah dari Yudhis yang mendominasi podium tertinggi. Hingga klasemen akhir keduanya hanya berselisih enam point.

Ini bukan hasil yang diduga Gerry. “Saya menduga kalau akan meraih gelar juara nasional di seri keempat. Namun kondisi tangan yang belum pulih membuat saya harus menunda gelar hingga seri terakhir,” ujar Gerry Salim yang makin lihai membesut motor Honda CBR600RR. MAKIN MATANG Tak pelak balapan di kejurnas memang menjadi ajang menambah jam terbang bagi pembalap asal Surabaya, Jawa Timur tersebut. Sama halnya dengan Fadly yang baru musim ini membesut Kawasaki ZX-6R di ajang balap Supersport 600.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI