Kawasaki KLX 150L 2014, icip-icip bikin ketagihan

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 63/XXVII
9 Agustus 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 63/XXVII

Niatnya modifikasi motor ini gak sampai segininya, tapi karena nyobain motor teman ternyata selalu ada yang lebih enak. / Foto : Fariz

OTOMOTIF
Mecicipi suatu hal baru memang bukan hal aneh, tapi bahaya karena bisa bikin ketagihan! Seperti yang dialami oleh Setyo Budiman, yang akhirnya memodifikasi total motornya akibat sering mencicipi milik teman tongkrongannya. “Niatnya modifikasi motor ini gak sampai segininya, tapi karena nyobain motor teman ternyata selalu ada yang lebih enak, makanya keterusan deh sampai begini,” curhatnya.

Niat pertamanya hanya ingin mengganti suspensi depan pakai tipe upside down (USD). “Browsing di google ternyata keren, apalagi ada juga teman yang pakai USD. Selain itu ada swing arm KTM 250 nganggur di bengkel dijual murah, jadi sekalian sikat aja deh,” lanjut Budi, sapaanya.

Setelah itu coba bermain dengan mesin, “Karena mesinnya loyo banget, makanya langkah pertama langsung bore up pakai piston diameter 63 mm,” sebut pria yang tinggal di bilangan Condet, Jakarta Timur ini. Akhirnya kapasitas mesin naik menjadi 170 cc, namun itu tidak bertahan lama. “Setelah nyicipin motor teman, ternyata ada yang lebih enak! Akhirnya mesin upgrade lagi deh karena kaki–kaki sudah besar.

Mesin pun kena upgrade kembali, menggunakan karburator Sudco 28 mm, piston 66 mm, klep in 31 mm dan ex 26 mm, stroke up pakai pin stroke 2 mm, dan CDI BRT. Itu berarti kini kapasitas mesinnya membengkak menjadi 200 cc, tepatnya 199,7 cc, wow! Agar tampilan lebih garang, bodi yang standarnya berwarna hitam didecal kombinasi hitam dan oranye.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI