Honda LS 125 2002, modal memikat wanita

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 70/XXVII
20 September 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 70/XXVII

“Aksesorinya ditenteng langsung dari Thailand” / Foto : Indra

OTOMOTIF
Darmawan punya hobi koleksi motor, salah satunya Honda LS 125 yang terbilang langka. Sedikit info, LS 125 ini basisnya sama dengan Nova Dash, mesinnya 2 tak 125 cc berpendingin cairan dengan transmisi 6 speed. Masuk Indonesia dari Thailand lewat importir umum, makanya populasinya sedikit. Meskipun langka, haram bagi pria yang akrab disapa Wawan ini jika motornya standar.

“Biar tampil lebih mempesona makanya dimodifikasi, tapi enggak terlalu ekstrim, biar ciri khas Honda LS 125 gak hilang,” ucap pria 26 tahun ini. Konsep yang diterapkan Wawan seperti gaya modifikasi motor sport di Thailand, bodi standar tapi warnanya cerah dan dikasih berbagai aksesori yang juga punya warna-warna mencolok, terutama bagian kaki-kaki dan pengereman.

Demi hasil maksimal, Wawan rela langsung belanja sendiri ke Thailand untuk berburu partnya. “Aksesorinya ditenteng langsung dari Thailand, soalnya agak sulit cari aksesori yang khusus Honda LS seperti list bodi di sini,” tutur pengusaha muda yang tinggal di Cengkareng, Jakarta Barat ini. Lihat saja hasilnya, dari depan tampak sokbreker berwarna emas, bukan cuma tabungnya, tapi juga asnya!

Mirip upside down di MotoGP ya? Remnya pakai Brembo 4 piston dengan selang rem plus konektor khas Thailand, rumit tapi rapi. Belakang pun pakai perangkat rem dengan model mirip, cuma kalipernya RRGS. Sedang monosok pakai YSS. Peleknya model jari-jari dan dikasih ban FDR soft compound. Mesin tak dibiarkan standar, sedikit diupgrade dengan pemasangan knalpot DBS, lagi-lagi khas Thailand dengan perut warna-warni ala titanium dan silencer karbon. Dibarengi penggantian karburator pakai Keihin PE28.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI