Jakarta Custom Culture 2017, Oldschool vs Newschool

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 76/XXVII
2 November 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 76/XXVII

Mengusung konsep baru, Jakarta Custom Culture 2017 pertemukan modifikator tanah air. / Foto : Rizky, Rendy

OTOMOTIF
Mengusung konsep Oldschool versus Newschool, gelaran kedua Jakarta Custom Culture (JCC) jauh lebih meriah dan berwarna. Ini lantaran event dua hari yang diselenggarakan 21-22 Oktober lalu di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, mempertemukan mobil-mobil modifikasi berbagai gaya dari dua generasi.

“Kami pertemukan mobil generasi lama dengan generasi baru yang memiliki kesamaan aliran,” kata Andry Black, salah satu panitia JCC. Puluhan mobil dipasangkan sesuai aliran, ada mobil Hotrod, gaya lowrider, stancelovers, offroad, reli, muscle car dan bahkan konsep The Fast and Furious ditampilkan.

Tak hanya roda empat, JCC juga mewadahi motor-motor custom alias modifikasi, baik gaya dan model klasik hingga modern. Salah satu yang unik adalah pasangan Jeep Wrangler JK hijau dan Land Rover Defender yang kedua mobil ini dimodifikasi menjadi 6 roda.

Jeep JK hijau dimodifikasi langsung dari Amerika, sedangkan Defender putih 6 roda milik Puspo Wardoyo ini dibangun di Medan, Sumut. Acara yang digelar selama dua hari ini dibanjiri banyak acara, selain kehadiran para peserta mobil dan motor dari berbagai kota, “Mobil display berbagai gaya mungkin sekitar 200-an, sedangkan motor jauh lebih banyak lagi mungkin sekitar 500-an,” kata Risang, salah seorang panitia.

Ajang kumpul-kumpul ini juga jadi silaturahmi antar modifikator atau builder mobil dan motor. Tak sedikit pula mobil dan motor yang tidak pernah terlihat di jalanan, keluar di sini. Sebut saja koleksi microcar seperti Fiat Multipla dan scooter lawas bikinan Eropa yang ditaruh dalam ruangan mirip ruang tamu.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI