All New Honda CBR250RR 2017, patahkan persepsi "Goyang"

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 82/XXVII
18 Desember 2017

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 82/XXVII

Buat harian harus nyaman dan buat race jadi lebih mantap. / Foto : Hafizh

OTOMOTIF
Amri maniak modifikasi motor sport menggunakan kaki-kaki limbah moge. “Sebelumnya punya Ninja 250 sudah modif full limbah motor 1.000 cc. Karena melihat CBR250RR ini punya fairing tajam dan sporty, jadi tertarik meminangnya untuk pakai limbah moge lagi,” bukanya.

Tapi kali ini bukan asal pasang limbah moge, ada misi yang diemban oleh Amri. “Kali ini mau pasang single arm, karena banyak persepsi kalau single arm gak stabil dan goyang untuk cornering, nah persepsi ini yang bikin saya penasaran dan ingin coba, apa iya demikian?” tanyanya.

“Karena konsep saya, modifikasi buat harian harus nyaman dan buat race jadi lebih mantap,” imbuh Amri. Untuk pengerjaan diserahkan ke Horse Moto Shop di bilangan Karawang, Jabar yang sudah jadi langganan Amri. Single arm yang dipilih milik Ducati Monster 1100. Agar terpasang sempurna dan motor tetap proporsional ada triknya.

“Single arm tidak langsung menempel ke rangka, dibuatkan spacer dulu menggunakan pelat besi setebal 10 mm, hal ini karena single arm terbilang pendek, tujuannya agar wheelbase tetap proporsional. Gir depan juga dibuat sedikit keluar dengan diganjal sekitar 3 mm,” ujar Arizal Bob, owner Horse Moto Shop.

Pelek juga memakai bawaan Ducati Monster 1100, yang dibalut ban Pirelli Diablo Supercorsa, berukuran 180/60-17 di belakang dan 120/70-17 untuk depan. Komponnya yang lembut tentu menunjang Amri saat track day di sirkuit Internasional Sentul, Bogor. Suspensi depan juga pakai limbah moge, namun dari merek lain.

“Pakai upside down Showa dari Suzuki GSX-R600 tipe BPF (Big Piston Front-fork), ada setelan rebound dan compression. Supaya bisa terpasang di CBR250RR cukup mengecilkan as komstirnya saja, karena tingginya sama,” jelas Rizal sapaannya. Suspensi ini lengkap ditemani kaliper Brembo radial 4 piston, sedang belakang pakai kaliper Brembo 1 piston.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI