Jeep TJ 2002, konsep gado-gado

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 2/XXVIII
24 Mei 2018

Tabloid OTOMOTIF - Edisi 2/XXVIII

Awas, jangan tertipu tampilan standar, Jeep TJ ini sudah bukan standar lagi. / Foto : kyn

OTOMOTIF
Barang langka macam Jeep TJ tahun 2002 ini biasanya memang jarang dioprek, alias dimodifikasi. Tapi lain halnya dengan TJ milik Haryo Wicaksono ini. Bukan modifikasi biasa yang pamer karena ‘ramai’ dengan parts aftermarket, TJ satu ini tampil bergaya city slickers sederhana, juga sebuah sleeper lho. Ngeriii.. “Tadinya mau dibuat gaya rock crawling, tapi kok pernya turunnaiknya kalau suspension lift-nya naik 2 inci,” ujar Haryo. Akhirnya suspensi tidak jadi naik, tapi performa mobil rock crawling tetap dipertahankan dengan konsep gado-gado ala Haryo.

Untuk dapat target dandan bodi ala rock crawling, torsi tentunya tidak boleh kedodoran buat kluyuran pakai ban 32 inci. Lampu warn SDB 160 lungsuran dari SX4 Safari Rally dipasang pada bemper depan. “Upgrade ini ringan, sudah cukup terlihat dinamis. Tapi mikirnya yang lama hahahaha,” tambah pria berkacamata ini. Sektor mesin, Haryo membenamkan stroker 4.6 Liter inline 6 dari Bishop Buehl Racing Engine.

Mesin ini juga didatangkan utuh dari West Covina, California, AS. Dengan special order untuk penggunaan harian dan set up order untuk bensin RON 90. “Mereka sadar bensin di Indonesia cukup mahal. Tapi yang Bishop Buehl Racing pikir, cuma orang berengsek dan gila yang minta custom stroker spec ini untuk daily driving. Hahahaaa,” gelaknya.

Karena menggunakan mesin crate engine, sistem pendinginan dan header juga harus custom. Flow cooler hi volume water pump, thermostat housing serta header harus ceramic coating untuk insulator dari kompresi tinggi dan aman dari overheat saat full throttle maupun stop and go.

Tabloid OTOMOTIF dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI