Dorong pemerataan kesejahteraan dan ekonomi berkeadilan

Majalah Peluang - Edisi 103
4 Oktober 2018

Majalah Peluang - Edisi 103

Sebagai koperasi yang berlandaskan nilai keislaman, kepedulian Kopsyah BMI terhadap kemakmuran bersama memiliki landasan teologis yang kuat.

Peluang
Peran Kopsyah BMI dalam melaksanakan tanggung jawab sosial memiliki landasan teologis dan etis yang kuat. Sudah 110 unit rumah layak huni gratis diberikan kepada anggota dan masyarakat yang membutuhkan.

Ketimpangan ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan di tengah gegap gempita pembangunan infrastruktur. Ini tidak lepas dari dominasi segelintir orang atas aset produktif yang seharusnya terdistribusi secara proporsional. Padahal, secara jelas konstitusi mengamanatkan untuk menghadirkan keadilan demi memajukan kesejahteraan umum.

Kesenjangan ekonomi yang umumnya diukur dengan indeks Gini di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode September 2017 hingga Maret 2018 sebesar 0,389. Berdasarkan daerah tempat tinggal, rasio gini di daerah perkotaan sebesar 0,401 dan di daerah perdesaan sebesar 0,324.

Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) sebagai salah satu koperasi besar di Indonesia memiliki kepedulian tinggi untuk melakukan pemerataan kesejahteraan sekaligus mengurangi kesenjangan ekonomi masyarakat. “Kopsyah BMI berkomitmen untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kamaruddin Batubara, Presiden Direktur Kopsyah BMI.

Koperasi, dalam pandangan Kamaruddin, peraih Satyalancana Wira Karya 2018 dari Presiden ini bukan hanya berorientasi pada keuntungan semata tetapi merupakan alat untuk mendistribusikan kesejahteraan secara merata. Inilah yang membedakan dengan korporasi yang hanya mengejar laba (profit oriented).

Sebagai koperasi yang berlandaskan nilai keislaman, kepedulian Kopsyah BMI terhadap kemakmuran bersama memiliki landasan teologis yang kuat. Dasarnya adalah perintah dalam Al Quran Surat Al-baqarah ayat 215 yang artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan.

Majalah Peluang dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI