Lezatnya ayam Adobo khas Filipina

Tabloid Saji - Edisi 394
2 Oktober 2017

Tabloid Saji - Edisi 394

Ayam adobo adalah salah satu masakan nasional Filipina. Kesegaran dan bumbu perendam yang meresap ke dalam daging ayamnya, membuat sajian istimewa ini layak dicoba di rumah. / Foto : Jerry

Saji
Kata adobo di ambil dari bahasa Spanyol “adobar”, yang artinya merendam di dalam bumbu atau saus. Di Filipina, proses memasak dengan metode merendam bahan makanan di dalam bumbu ini banyak digunakan untuk mengolah daging, hasil laut, atau sayuran. Bumbu yang dominan digunakan sebagai bumbu perendamnya di antaranya cuka, aneka kecap, dan bawang putih.

Proses perendamannya dilakukan selama 1-3 jam agar bumbu meresap. Selanjutnya, semua bahan ditumis dan dimasak kembali bersama bumbu perendam sampai matang. Warga asli Filipina konon mulai memasak menu adobo sejak pembajak laut asal Tiongkok memperkenalkan kecap ke Filipina. Seiring waktu, bahan kecap inilah yang menjadi salah satu bumbu utama dalam mengolah menu adobo.

Dan ketika Imperium Spanyol menguasai Filipina di akhir abad ke- 16 hingga awal abad ke-17, mereka mendapati proses memasak dengan cara direndam dalam bumbu kecap ini. Masyarakat Filipina memasak menu adobo dengan cara dibakar, dikukus, ataupun direbus.

Untuk menjaga daging yang digunakan tetap segar, mereka mengolah daging dengan cara direndam di dalam cuka dan garam. Metode ini dipercaya untuk mengawetkan makanan, terutama yang berbahan daging. Namun jauh sebelum Filipina dikuasai Spanyol, menu adobo sudah lebih dulu dikenal masyarakat Filipina, dengan penggunaan bahan yang tak hanya daging atau ayam saja, tapi juga ikan (seafood) atau sayuran.

Tabloid Saji dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI