Syahlendra, pemilik lauklen Indonesia, hadirkan ruangan alami dengan ikan hias

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3740
25 Februari 2018

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3740

Indahnya melebihi keindahan hiasan ruangan lainnya. Hiasan yang satu ini adalah hiasan hidup yang bergerak penuh warna, mampu membuat nyaman dan tentram penghuninya. / Foto : Dok sinta

Sinar Tani
Indahnya melebihi keindahan hiasan ruangan lainnya. Hiasan yang satu ini adalah hiasan hidup yang bergerak penuh warna, mampu membuat nyaman dan tentram penghuninya.

“Kami hadirkan suasana alami ke ruangan Anda melalui ikan hias yang cantik dipandang, tanaman air yang menyejukkan mata, dan beragam aksesorisnya membuat nyaman untuk melepas lelah,” kata Syahlendra pemilik usaha akuarium Lauklen Indo­nesia.

Jebolan Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Tahun 1992 itu terjun ke bisnis akuarium setelah berpindah-pindah kerja hingga lima perusahaan. Saat bekerja dengan orang lain, Syahlendra mengaku dirinya selalu merasa kurang cocok menjadi pegawai.

Akhirnya Syahlendra banting setir menjadi pengusaha. “Saya mengikuti sunnah rasul sebagai pengusaha yang bisa mengatur segalanya atas kemauan sendiri tanpa tekanan dari atasan dan tentunya bisa bermanfaat bagi orang lain,” tuturnya saat Sinar Tani berkunjung ke kantornya.

Sebelum terjun menekuni dunia ikan hias, Syahlendra pernah menjadi pemasok ikan hias pada tahun 1998 dan juga jadi pembudidaya ikan. Menjadi pemasok ikan hias memberikan pengalaman bagi Syahlendra. Bahkan dirinya bisa mendapatkan nomor kontak toko-toko lain yang menjual ikan hias.

Pada Tahun 2000, Syahlendra baru memulai awal usaha ikan hias di Cirendeu, Ciputat, Kabupaten Tanggerang Selatan. Dengan modal membuka toko sekitar Rp 100 juta, ia mendirikan usaha ber­nama Lauklen Indonesia. Jenis ikan yang dijual, bukan hanya ikan air tawar, tapi juga ikan air laut.

Tabloid Sinar Tani dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI