Peremajaan sawit rakyat serentak

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3751
14 Mei 2018

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3751

Peremajaan kebun kelapa sawit rakyat kini menjadi perhatian serius pemerintah. Apalagi komoditas minyak sawit selama ini menjadi pendulang devisa negara. Salah satu bentuk keseriusan tersebut ketika Presiden RI, Joko Widodo / Foto : dok. ditjenbun

Sinar Tani
Peremajaan kebun kelapa sawit rakyat kini menjadi perhatian serius pemerintah. Apalagi komoditas minyak sawit selama ini menjadi pendulang devisa negara. Salah satu bentuk keseriusan tersebut ketika Presiden RI, Joko Widodo secara simbolis mencanangkan program peremajaan kelapa sawit di Desa Pelita, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Rabu (9/5) lalu.

Saat ini rata-rata kebun sawit rakyat telah berusia uzur alias tua dengan rata-rata berumur 25 tahun ke atas. Ada juga tanaman sawit milik rakyat ditanam dengan menggunakan bibit asalan. Akibat dua kondisi itu, produktivitas tanaman sawit rakyat di bawah 10 ton/ha/tahun, sehingga sudah saatnya diremajakan.

Dengan program peremajaan diharapkan produktivitasnya minimal sama dengan kebun sawit milik swasta atau melompat dua kali lipat dari sekarang. Presiden Joko Widodo mengatakan, kebun sawit milik rakyat yang produktivitasnya rendah sudah saatnya diremajakan. Peremajaan kebun sawit rakyat mendapat batuan dana dari

Badan  Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) sebanyak Rp 25 juta/ha. Petani sawit juga bisa mengakses KUR dengan bunga 7% pertahun. “Setelah mendapat bantuan dari BPDP-KS dan akses KUR, produksi sawit rakyat akan meningkat, mirip-mirip dengan produksi sawit yang dikelola perusahaan swasta.

Tidak seperti saat ini produksinya jomplang, hanya separonya dibanding produksi sawit yang dikelola perusahaan swasta,” kata Jokowi saat launching sekaligus tanam serempak peremajaan sawit rakyat (PSR).

Peresmian replanting sawit di Kab. Rokan Hilir, Provinsi Riau merupakan tahap ketiga setelah sebelumnya dilakukan di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan pada September 2017 dan di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada November 2017 lalu.

Tabloid Sinar Tani dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI