Melatih penyuluh agar petani lebih terampil

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3752
21 Mei 2018

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3752

Penyuluh. / Foto : dok sinar Tani

Sinar Tani
Kehadiran Penyuluh Pertanian (PPL) di tengah-tengah petani sangat diperlukan terutama agar para petani berpartisipasi dalam pelaksanaan program pemerintah, termasuk dalam menyukseskan upaya khusus padi, jagung dan kedelai (upsus pajale).
“Dengan pe­nyu­­luhan, para petani diharapkan mam­pu mengelola sumber daya alam yang ada secara intensif untuk tercapainya peningkatan produktivitas dan pendapatan petani,” kata Hasan Latuconsina, SP..MSi di depan peserta Diklat Dasar dan Terampil di Balai Diklat Pertanian Anjungan Kalimantan Barat.

Demi suksesnya program Upaya Khusus (UPSUS), penyuluh pertanian perlu diberikan pembekalan, baik pengetahuan maupun keterampilan khusus sebelum mereka diterjunkan ke wilayah-wilayah sasaran program UPSUS. Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian mem­berikan pelatihan dasar penyuluh pertanian ahli dan terampil bagi PPL PNS dan CPNS.

Pelatihan ini dilaksanakan di Balai Diklat Pertanian Anjungan Kalimantan Barat, dihadiri oleh 40 orang penyuluh tingkat Ahli dan 31 orang penyuluh tingkat terampil selama 21 hari. Salah satu strategi dan upaya yang dilakukan untuk men­sukseskan Upsus yakni peningkatan luas tanam dan pro­­duktivitas di daerah-daerah sentra produksi pangan.

Program Upsus ini dilaksanakan serentak di seluruh provinsi di Indonesia, untuk itu penyuluh pertanian sebagai garda terdepan pembangunan pertanian perlu dipersiapkan secara baik dan professional. “Dalam pelatihan dasar ini para PPL diharapkan bisa membangun profesionalisme penyuluh pertanian dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian.

Tabloid Sinar Tani dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI